Jumat, 15 Mei 2026

Jadi Mitra Alibaba Cloud, ViBiCloud Siap Transformasi Digital Bisnis di RI

Penulis : Emanuel Kure
15 Mar 2025 | 16:00 WIB
BAGIKAN
(kiri-kanan): Country Manager for Indonesia, Alibaba Cloud Intelligence  Sean Yuan, dan Ramon Hadypratomo, Founder & CTO of ViBiClou, pada acara penunjukan ViBiCloud sebagai Managed Service Partner (MSP) Alibaba Cloud untuk Indonesia.
(kiri-kanan): Country Manager for Indonesia, Alibaba Cloud Intelligence Sean Yuan, dan Ramon Hadypratomo, Founder & CTO of ViBiClou, pada acara penunjukan ViBiCloud sebagai Managed Service Partner (MSP) Alibaba Cloud untuk Indonesia.

JAKARTA,investor.id-ViBiCloud, perusahaan penyedia jasa layanan teknologi Informasi (TI) berbasis komputasi awan (cloud computing) resmi ditunjuk sebagai Managed Service Partner (MSP) Alibaba Cloud untuk Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, keduanya menargetkan berbagai jenis bisnis dan organisasi di Indonesia, mulai dari berbagai sektor industri seperti keuangan, telekomunikasi, manufaktur, energi, dan ritel, instansi pemerintah, startup dan UKM (usaha kecil dan menengah), serta industri vertikal tertentu yang ingin memanfaatkan teknologi cloud untuk mencapai tujuan bisnisnya.

Co-Founder & CTO of ViBiCloud Ramon Hadypratomo mengatakan, pencapaian status MSP Partner dengan Alibaba Cloud merupakan manifestasi strategis ViBiCloud dalam mengukuhkan posisinya di industri teknologi cloud.

ADVERTISEMENT

“Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan keunggulan kompetensi keunggulan kami, tetapi juga mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan solusi cloud yang inovatif dan ekonomis,” kata Ramon dalam keterangan persnya, dikutip Sabtu (15/3/2025).

Disisi lain, Alibaba Cloud juga mendapatkan mitra lokal yang kuat dalam membantu mereka menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan dukungan yang lebih baik kepada pelanggan.

Adapun manfaat yang pelanggan dapatkan yakni, akses ke keahlian dan pengalaman ViBiCloud dalam implementasi dan pengelolaan Alibaba Cloud, dukungan teknis 24/7, optimasi biaya cloud, keamanan dan kepatuhan yang terjamin, dan kemampuan untuk fokus pada bisnis inti bukan hanya pada infrastruktur IT.

“Kami berkomitemn untuk mentransformasi tantangan bisnis menjadi keunggulan kompetitif melalui adopsi teknologi cloud yang strategis serta mewujudkan visi pertumbuhan berkelanjutan ekonomi digital Indonesia,” ujar Ramon

Tak hanya itu, keduanya juga memiliki peran penting dalam kolaborasi ini. ViBiCloud bertanggung jawab atas konsultasi, implementasi, migrasi, pengelolaan, dan dukungan teknis kepada pelanggan, sedangkan Alibaba Cloud berperan sebagai penyedia platform cloud dan infrastruktur yang handal dan aman.

“Kami yakin kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis di Indonesia. Kami ingin mengambil bagian dan terus berkembang secara pesat seiring dengan percepatan digital Indonesia,” tambah Country Manager for Indonesi Alibaba Cloud Intelligence Sean Yuan.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia