Jumat, 15 Mei 2026

AS Terapkan Tarif Impor 32%, Petani Berharap Ekspor Sawit RI Bebas BK dan PE 

Penulis : Tri Listiyarini
9 Apr 2025 | 08:34 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Nasional Sabarudin bersama sejumlah anggotanya berfoto bersama, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)
Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Nasional Sabarudin bersama sejumlah anggotanya berfoto bersama, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)

Selama ini, perolehan BK masuk kas negara, PE dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) untuk dikembalikan ke industri sawit. "Keberadaan BK dan PE akan berakibat langsung ke turunnya daya saing sawit Indonesia di pasar global secara keseluruhan. Karena itu, sebaiknya Pemerintah RI holistik menjaga dan melindungi industri sawit agar sawit tetap punya daya saing kuat sebagai primadona di pasar minyak nabati dunia," jelas Sabarudin.

Penetrasi Pasar Baru
Akibat penerapan tarif impor tinggi secara sepihak oleh AS, pemberdayaan ekonomi global lewat penghapusan hambatan tarif dan nontarif dalam perdagangan kian sulit dilakukan. Kondisi itu bisa kian parah bila tidak segera diantisipasi sedini mungkin. Di industri sawit, antisipasi dini telah dilakukan melalui penerapan praktik-praktik berkelanjutan, termasuk di perkebunan rakyat.

Perkebunan sawit nasional telah melakukan banyak perubahan lewat penerapan praktik budi daya terbaik dan berkelanjutan, yang mana pemeliharaan tanaman menjadi konsen dari setiap usaha yang dilakukan. Konsekuensi penerapan prinsip dan kriteria keberlanjutan, kebutuhan biaya pemeliharaan perkebunan sawit kian meningkat.

Untuk itu, SPKS Nasional berharap pemerintahan Presiden Prabowo mendukung keberadaan petani sawit untuk menjalankan praktik berkelanjutan itu. "Ini agar Indonesia punya kekuatan baru dalam melakukan penetrasi ke pasar baru di perdagangan global," tandas Sabarudin dalam keterangan yang dikutip Rabu (09/04/2025).

ADVERTISEMENT

SPKS Nasional mengingatkan akan kerja-kerja petani yang sudah lama melakukan dan menerapkan praktik budi daya terbaik dan berkelanjutan guna mendorong terbukanya pasar baru di pasar global. Usaha petani itu harusnya mendapat dukungan dari pemerintah, terutama dalam menerapkan kewajiban Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai landasan pengembangan perkebunan sawit berkelanjutan di Indonesia.

Dukungan yang bisa diberikan pemerintah, di antaranya dengan mengawasi perdagangan berbagai sektor barang dan jasa lainnya sebagai pendukung perkebunan sawit, seperti pupuk dan sarana prasarana, agar tidak naik harga jualnya. "Kami juga mengusulkan agar dana sawit yang dikelola BPDP dapat digunakan langsung bagi kebutuhan sarana dan prasarana petani. Lalu, subsidi biodiesel bisa langsung diberikan melalui insentif harga jual TBS petani yang digunakan untuk menyuplai kebutuhan nasional," tutur Sabarudin. 

Kondusifitas akan mendukung program ketahanan pangan dan energi yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo. Caranya adalah dengan mendorong partisipasi aktif kebun petani sawit dalam suplai pasokan bahan baku CPO untuk industri sehingga mereka memiliki kemandirian ekonomi.

Karena itu, di beberapa diskusi interaktif bersama para pemangku kepentingan sawit nasional, SPKS mendorong suplai bahan baku bagi pabrik biodiesel berasal dari petani. “Dengan cara itu, petani sawit dapat berdiri di atas kakinya sendiri dan bekerja keras membantu pemerintah menyuplai kebutuhan pangan dan energi dalam negeri," ujar Sabarudin. 
 

Editor: Tri Listiyarini

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 49 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia