Pelaku Sektor Energi Buka Suara Soal Tarif Trump
JAKARTA, investor.id – Pelaku industri energi menanggapi kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia. Salah satunya diungkapkan PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).
Komisaris Utama PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk, Achmad Widjaja menyampaikan, Indonesia semestinya tidak perlu merasa cemas, lantaran memiliki sumber daya mineral yang melimpah. Ini yang telah dan akan menopang pertumbuhan ekonomi Tanah Air ke depan.
“Indonesia hidup dari industrialisasi primer bukan sekunder. Kita hidup dari kondisi perekonomian yang ditopang dengan tambang mineral,” sebut Achmad Widjaja dalam Corporate Insight, Kamis (10/4/2025).
Achmad yang juga WKU Bidang Advokasi Industri & ALB Kadin Indonesia menyebut bahwa Indonesia memiliki industrialisasi di sektor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan perikanan yang ikut berkontribusi besar terhadap perkembangan produk domestik bruto (PDB). Adapun PDB Indonesia cenderung stabil di level 5% secara year on year (yoy).
“Bahkan saat kita menghadapi pandemi Covid-19, kita masih di level 5% karena kita cukup kuat dalam hal itu (industri primer),” jelas dia.
Oleh sebab itu, Achmad menyatakan, Indonesia tak perlu panik dengan tarif resiprokal AS. Hanya saja, momen ini bisa menjadi koreksi diri bagi pemerintah untuk memperbaiki berbagai regulasi di dalam negeri, khususnya mengenai sinkronisasi dan koordinasi antar kementerian/lembaga (K/L).
“Menko Perekonomian dan Menkeu sudah memberi jaminan kepada pengusaha. Satu, dalam hal menjalankan kebijakan fiskal. (Dua) dan Pak Airlangga telah menyarankan produk-produk mana saja yang mesti diseimbangkan ekspor-impornya,” jelas Achmad.
Arah Kebijakan Energi
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






