Kamis, 14 Mei 2026

Mempermudah Proses Digitalisasi untuk Meningkatkan Omzet Bisnis

Penulis : Thomas E. Harefa
15 Apr 2025 | 15:26 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pebisnis menggunakan platform digital. (Freepik)
Ilustrasi pebisnis menggunakan platform digital. (Freepik)

JAKARTA, investor.id – Berbagai upaya terus dilakukan untuk mempermudah bisnis offline dan online untuk terus berjalan beriringan. Salah satunya dengan upaya mempermudah proses digitalisasi agar omzet penjualan dari bisnis offline maupun online bisa terus meningkat. Mengingat tak sedikit pelaku bisnis offline yang kesulitan melakukan digitalisasi melalui proses online. Peluang inilah yang ditangkap oleh AutoLaris sebuah aplikasi yang mengintegrasikan digitalisasi bisnis.

“Kami ingin mensinergikan bisnis offline dan online agar bisa berjalan beriringan. Digitalisasi bisnis menjadi hal mutlak untuk memanfaatkan teknologi agar bisnis bisa sustain dan growth. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, visibilitas bisnis, dan sekaligus strategi pemasaran yang lebih efektif,” ungkap Irawan Budiadi Luhur, Chief Marketing Officer (CMO) AutoLaris dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).

Sebagai perusahaan yang concern terhadap digitalisasi, AutoLaris berkomitmen untuk berkontribusi bagi ekonomi Tanah Air melalui sinergi dua kutub offline dan online agar bisa terus bersaing melalui teknologi yang mudah dan gratis. Mengingat digitaliasi adalah hal mutlak agar pebisnis dari berbagai skala bisa melompat lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

Terlebih dengan meningkatnya minat belanja online di tengah masyarakat serta tuntutan kemudahan pengiriman barang, menjadi hal penting bagi langkah digitalisasi pelaku bisnis. Untuk itu melalui AutoLaris, jelas Irawan, pihaknya menyediakan konsep one stop service untuk pengaturan penjualan dan pengiriman secara online.

Mempermudah Proses Digitalisasi untuk Meningkatkan Omzet Bisnis
Irawan Budiadi Luhur, Chief Marketing Officer (CMO) AutoLaris saat memaparkan dashboard AutoLaris kepada pebisnis offline untuk naik kelas.

Ini melalui dashboard yang bisa diakses yaitu www.autolaris.com tersedia beberapa layanan seperti pengiriman paket COD dan non-COD dari rumah saja, yang pastinya di-pickup kurir, dengan potongan sampai setengah harga ongkir, termasuk manajemen promosi secara online untuk mendapatkan jumlah pelanggan yang lebih banyak.

“Kami sudah melakukan kerja sama dengan berbagai ekspedisi terkemuka di Indonesia seperti JNT, ID Express, JNE, Ninja, SAP, SiCepat, dan ekspedisi lainnya. Tentu saja, pendaftarannya gratis tanpa syarat serta tanpa perlu top up saldo untuk pengiriman paketnya,” imbuh Irawan tentang fasilitas pengiriman yang diberikan bagi pebisnis.

Selain itu, adanya fasilitas Dropship di dashboard web juga memudahkan siapapun untuk bisa punya berjualan tanpa stok dari produk-produk supplier.

Solusi Naik Kelas

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 10 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 28 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 58 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia