Jumat, 15 Mei 2026

DPRD Minta Pemkot Malang Respons Penurunan Okupansi Hotel 

Penulis : Putu Ayu Pratama Sugiyo
17 Apr 2025 | 12:41 WIB
BAGIKAN
Balai Kota Malang yang merupakan kantor pemerintah daerah setempat. ANTARA/Ananto Pradana
Balai Kota Malang yang merupakan kantor pemerintah daerah setempat. ANTARA/Ananto Pradana

MALANG, investor.id - DPRD mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk merespons keluhan Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) setempat, terkait merosotnya okupansi hotel imbas kebijakan efesiensi anggaran. Di antaranya dengan memperkuat promosi wisata di Kota Malang.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, mengatakan, pemerintah daerah selaku eksekutif wajib hadir di tengah-tengah merosotnya okupansi hotel di Kota Malang.

Terlebih, sejauh ini setoran pajak hunian hotel dan restoran di Kota Malang sudah mencapai angka yang fantastis. Angka tersebut juga menjadi salah satu penyumbang APBD yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

“Pemkot Malang harus hadir, karena teman-teman PHRI kan sudah memberikan kontribusi yang luar biasa. Ada Rp219 miliar dari pajak hotel dan resto, ini kan sudah konkret untuk sumbangsih membangun Kota Malang,” ujar Bayu, Kamis (17/4/2025).

Tak dipungkiri, imbas kebijakan efesiensi anggaran langsung berdampak pada hotel-hotel yang menggantungkan pendapatannya melalui agenda pemerintahan.

Di sisi lain, legislatif juga mendorong Pemkot Malang agar memperkuat promosi wisata, upaya tersebut diharapkan dapat mendatangkan wisatawan ke Kota Malang.

“Efesiensi kan hanya di pemerintahan, ada sektor-sektor swasta yang mungkin bisa lebih dioptimalkan. Karena Malang Raya, termasuk Kota Malang ini adalah destinasi wisata. Terlebih hotel-hotel kan lebih banyak ada di Kota Malang dibandingkan Kabupaten Malang maupun Batu,” ujarnya.

Bayu mengatakan, dorongan promosi wisata dapat berbentuk anggaran promosi melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) untuk menarik minat wisatawan datang ke Kota Malang.

“Melalui dinas terkait khususnya Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kota Malang bisa memberikan support dalam bentuk anggaran promosi yang diharapkan oleh PHRI untuk menambal okupansi yang selama ini berasal dari kegiatan pemerintah,” sambungnya. 

Di samping itu, Bayu juga mengingatkan Pemkot Malang untuk melakukan perawatan tempat-tempat wisata yang menjadi ikon agar kembali menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Seperti misal wisata Kampung Warna-warni, itu bisa dilakukan perawatan agar lebih menarik minat wisatawan untuk berlibur,” pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia