Jumat, 15 Mei 2026

Hadapi Kebijakan Efisiensi, el Hotel Terapkan Pricing Strategy

Penulis : Chandra Adi Nurwidya
18 Apr 2025 | 13:24 WIB
BAGIKAN
ilustrasi kegiatan MICE di sebuah hotel (Foto: Chandra Adi)
ilustrasi kegiatan MICE di sebuah hotel (Foto: Chandra Adi)

YOGYAKARTA, investor.id – Industri perhotelan di Yogyakarta mulai merasakan dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Kebijakan efisiensi anggaran yang mulai berlaku sejak awal tahun 2025 tak sebatas untuk pemerintah pusat, pemerintah daerah pun turut menerapkannya.

General Manager éL Hotel Yogyakarta – Malioboro, Yunita Wulandari mengatakan, kebijakan efisiensi tersebut berpengaruh terhadap pendapatan hotel pada semester pertama tahun 2025. Menurutnya, selama periode ini pendapatan el Hotel Yogyakarta-Malioboro turun tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2024.  

“Terjadi penurunan pendapatan sebesar 20 hingga 30%. Penurunan ini terlihat dari tingkat hunian kamar, rata-rata harga kamar, serta total pendapatan secara keseluruhan,” ujarnya pada Jumat (18/4/25).

ADVERTISEMENT

Yunita menambahkan, tingkat hunian atau okupansi hotel dalam tiga bulan terakhir hanya mencapai rata-rata 60%. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata sebelumnya yang mencapai 78%. Ia menyebutkan bahwa segmen pasar yang paling berkurang berasal dari kalangan instansi pemerintah.

“Pangsa pasar dari kegiatan pemerintah sangat berkurang. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami yang selama ini cukup mengandalkan sektor tersebut,” jelasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, pihak hotel melakukan berbagai strategi untuk tetap bertahan dan menjaga stabilitas bisnis. Langkah utama yang dilakukan adalah menyusun strategi harga (pricing strategy) yang lebih cermat dan menyesuaikan dengan kondisi pasar saat ini. 

Selain itu, éL Hotel juga mulai mengalihkan fokus untuk menjaring segmen pasar baru di luar lingkup pemerintahan.

“Kami terus berinovasi dan agresif melakukan promosi, baik secara online melalui media sosial dan platform digital, maupun offline dengan menghadiri pameran dan kegiatan komunitas,” imbuh Yunita.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia