Jumat, 15 Mei 2026

Pastikan Stok DKI Jakarta, Food Station Panen Bersama di Kediri

Penulis : Thomas E. Harefa
24 Apr 2025 | 12:21 WIB
BAGIKAN
Food Station bersama pelaku usaha, BUMD, koperasi, dan gapoktan melakukan panen padi bersama di persawahan Desa Mekikis Kecamatan Purwosari Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (23/4/2025).
Food Station bersama pelaku usaha, BUMD, koperasi, dan gapoktan melakukan panen padi bersama di persawahan Desa Mekikis Kecamatan Purwosari Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (23/4/2025).

JAKARTA, investor.id – Untuk mengamankan pasokan beras untuk warga DKI Jakarta dan sekitarnya, PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menjalankan tugasnya tersebut.

Terkait tugas tersebut, Food Station selaku BUMD Pangan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan para pelaku usaha dan BUMD, koperasi dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di daerah produsen, salah satunya dengan pelaku usaha pertanian di Provinsi Jawa Timur, Rabu (23/4/2025).

“Bersama dengan gapoktan setempat kami melaksanakan kegiatan panen bersama di lahan seluas 1,2 hektare di persawahan Desa Mekikis Kecamatan Purwosari Kabupaten Kediri, Jawa Timur,” jelas Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) Karyawan Gunarso dalam keterangan tertulis, Kamis (24/4/2025).

ADVERTISEMENT

Gunarso menjelaskan, kegiatan panen bersama tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antardaerah Pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Kediri. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada Food Station untuk senantiasa menjaga stabilitas pasokan dalam rangka menjaga ketahanan pangan Jakarta.

“Sebagai tahap awal realisasi komitmen kerja sama, Food Station akan menyerap hasil dari kegiatan panen padi bersama ini dan dikirimkan ke lokasi produksi kami yang berada di Kabupaten Ngawi, untuk menghasilkan produk beras berkualitas yang akan dipasarkan bagi masyarakat di Daerah Jawa Timur dan DKI Jakarta,” jelas dia.

Pihaknya melakukan kerja sama dengan Pemkab Kediri, karena Kediri merupakan penghasil atau produsen padi dan beras di Jawa Timur.

“Kami tahu, bahwa Kediri adalah penghasil beras dan padi di Jawa Timur. Ke depan, kami akan melakukan pembinaan pada para petani di Kabupaten Kediri untuk bisa meningkatkan hasil panennya, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas dia.

Adapun komitmen kerja sama akan dikembangkan di lahan seluas 500 hektare yang melibatkan 23 gapoktan dengan memberdayakan petani sejumlah 1.000 petani, yang penanamannya akan dilakukan pada musim tanam ke-2.

“Selain membeli hasil panen, Food Station juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan memberikan pendampingan dalam proses tanam, sehingga produktivitasnya juga meningkat,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Food Station juga memberikan bantuan dalam bentuk benih padi sebanyak 500 kilogram sehingga dapat mengurangi beban petani untuk melakukan penanaman.

Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan bahwa di Desa Mekikis selama ini menjadi sentra padi di Kabupaten Kediri, sehingga, produksi padi di Purwoasri selalu tinggi.

Apalagi Pemkab Kediri, jelas dia, saat ini bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta melalui Food Station untuk menyerap produksi panen padi di wilayah Kabupaten Kediri.

Bersamaan dengan acara panen bersama tersebut, Kabupaten Kediri juga memberangkatkan 20 ton beras pecah kulit yang telah dibeli oleh PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) sesuai dengan harga pembelian ditingkat petani yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Saya berharap serapan panen padi di wilayah Kabupaten Kediri dapat terus meningkat lalu seiring dengan itu para petani juga bisa terus meningkatkan kualitas tanam padinya,” jelas Hanindhito.

Kegiatan panen bersama dengan Food Station tersebut merupakan bagian dalam gerakan menanam dan memanen padi serentak di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Empat belas provinsi yang terlibat yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel.

Editor: Thomas Harefa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia