Jumat, 15 Mei 2026

Kementan Dukung Sentra Produksi Pertanian Gunakan Teknologi untuk Percepat Panen

Penulis : Andrian Supendi
13 Mei 2025 | 17:51 WIB
BAGIKAN
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, bersama pejabat Kementerian Pertanian meninjau panenan raya di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Selasa (13/5/2025).
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, bersama pejabat Kementerian Pertanian meninjau panenan raya di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Selasa (13/5/2025).

INDRAMAYU, investor.id – Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan dukungan pada daerah-daerah sentra pertanian di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dukungan tersebut antara lain dalam mengomptimalkan hasil panen melalui penerapan teknologi pertanian.

Kementan melakukan kegiatan panen raya dan percepatan tanam di Desa Wanasari, Kecematan, Bangodua, Indramayu, Selasa (13/5/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil panen yang saat ini baru mencapai 40%. 

Kementan optimistis, melalui optimalisasi panen di daerah-daerah sentra pertanian seperti Indramayu ini, target produksi beras nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebanyak 32 juta ton dapat tercapai, bahkan bisa terlampaui hingga 34 juta ton.

ADVERTISEMENT

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menyampaikan, dari total luas lahan baku sawah Indramayu yang mencapai 125.442 hektare, saat ini baru sekitar 40% yang telah memasuki masa panen.

Guna mempercepat proses panen yang masih berlangsung secara bertahap di wilayah lainnya, pemanfaatan alat dan teknologi pertanian menjadi sangat penting.

"Pemanfaatan teknologi pertanian ini bukan untuk menghilangkan tenaga petani, namun untuk mempercepat proses panen yang saat ini tengah dilakukan," ujarnya.

Syaefudin menekankan, adopsi teknologi pertanian adalah sebuah kebutuhan seiring dengan berkurangnya tenaga kerja di sektor ini.

"Diharapkan, pemanfaatan teknologi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pertanian di Indramayu, tetapi juga akan memunculkan generasi petani milenial yang cakap teknologi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan mereka," terangnya.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Andi Nur Alamsyah mengapresiasi para petani di Kabupaten Indramayu dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan sarana dan prasarana guna mempercepat proses panen dan tanam.

"Selesai panen ini petani harus langsung mengolah lahan kembali agar prosesnya bisa cepat. Kebutuhan prasarana dan sarana lainnya, Kementan siap mensupport," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian Sam Herodian menyampaikan kekagumannya atas kemajuan pertanian di Kabupaten Indramayu.

Berkat kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, petani, penyuluh, pengusaha, dan semua pihak telah menghantarkan Indramayu menjadi daerah pertanian unggulan nasional.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 36 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 40 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia