Jumat, 15 Mei 2026

Pernah Jadi Ikon Konektivitas, Telkomsel Hidupkan Kembali Brand Simpati

Penulis : Emanuel Kure
26 Mei 2025 | 15:15 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama Telkomsel Nugroho dalam press conference HUT 30 Tahun Telkomsel dan Peluncuran Evolusi Brand Simpati, di kantor Telkomsel, Senin (26/5/2025). (Foto: B-Universe/Eman)
Direktur Utama Telkomsel Nugroho dalam press conference HUT 30 Tahun Telkomsel dan Peluncuran Evolusi Brand Simpati, di kantor Telkomsel, Senin (26/5/2025). (Foto: B-Universe/Eman)

JAKARTA,investor.id-Bertepatan dengan perayaan ulang tahun yang ke-30, Telkomsel kembali menghadirkan kartu prabayar Simpati. Brand ini sempat menjadi produk dan brand andalan Telkomsel, sejak diluncurkan pertama kali pada 1997 lalu. Namun, brand tersebut sempat dialihkan menjadi Telkomsel prabayar sekitar empat tahun lalu.

Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan, nama Simpati kembali dipilih, karena brand ini memiliki hubungan koneksi dan emosional terhadap masyarakat di Indonesia.

“Ternyata Simpati menurut pelanggan Telkomsel ada legenda, tokoh besar, produk terkenal yang pernah mengisi hingar bingar industri telekomunikasi Tanah Air. Selalu ada di hari pelanggan," kata Nugroho dalam press conference HUT 30 Tahun Telkomsel dan Peluncuran Evolusi Brand Simpati, di kantor Telkomsel, Senin (26/5/2025).

ADVERTISEMENT

Selain itu, Simpati dianggap memiliki ikatan emosional dengan pelanggan di masa jayanya. Dia mencontohkan hingga kini masih banyak orang yang menyimpan di kontak teleponnya dengan tambahan 'simpati' sebagai pembeda dengan nomor lainnya.

Sementara alasan lainnya adalah banyak pelanggan Telkomsel disebut rindu dengan Simpati. Oleh karena itu perusahaan terpanggil untuk menghadirkannya kembali ke tengah masyarakat.

"Oleh karena itu kami hadirkan Simpati dengan berbagai keuntungan beragam serta inovatif, paling penting relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujarnya.

Ikon Konektivitas

Nugroho juga menungpakan, brand Simpati memiliki sejarah panjang. Brand ini merupakan kartu prabayar pertama di Asia dan telah menjadi ikon konektivitas Telkomsel bagi jutaan pelanggan.

Simpati sendiri hadir pada tahun 1997, dua tahun setelah peluncuran kartuHALO pada 1995. Sejak saat itu, opsi kartu prabayar Telkomsel ini membuka akses komunikasi terjangkau, praktis, dan fleksibel bagi jutaan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke.

Bahkan, dia menyebut, Simpati mempelopori tren telekomunikasi prabayar Indonesia lewat beragam fitur seperti transfer pulsa, nada sambung pribadi (NSP), dan varian seperti simPATI Nusantara, simPATI LOOP, hingga simPATI Jitu, yang turut membangun ikatan emosional yang mengakar di hati pelanggan selama seperempat abad.

"Tepat 30 tahun, tiga dekade dengan langkah, peluh, dan pengabdian, Telkomsel terus menyalakan sinyal harapan di pelosok hingga penjuru negeri. Sejak 26 Mei 1995, mulai dari base transceiver station (BTS) pertama di Batam hingga kini menjadi market leader, kepercayaan pelanggan telah menyalakan semangat kami untuk terus berikan yang terbaik, bersungguh-sungguh, dengan niat tulus melayani tanpa pamrih," tutur Nugroho.

Adapun produk Simpati sudah bisa diakses melalui berbagai kanal Telkomsel pada tanggal 26 Mei 2025 hari ini. Mulai dari Grapari, Grapari online, hingga mitra seperti Indomaret, Alfamart dan e-commerce.

Kartu perdana tersedia dengan harga Rp 35 ribu sudah termasuk kuota 3 GB dan benefit yang bisa dipilih pengguna. Sementara itu pengguna lama Telkomsel tidak perlu melakukan apapun, termasuk mengganti kartu SIM. Seluruh benefit juga bisa dinikmati oleh pengguna existing.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia