Pertamina Buka Opsi Impor Minyak dari Afrika, Jika Konflik Iran-Israel Memburuk
JAKARTA, investor.id – Timur Tengah kian memanas, usai Iran membalas serangan Israel pada Jumat (13/6/2025). Menyikapi hal ini, PT Pertamina (Persero) menyiapkan skenario pengubahan jalur pelayaran logistik (reroute) dan mempertimbangkan impor minyak dari Afrika.
Mengutip CNBC International, Iran menembakkan rudal ke Israel, sebagai balasan setelah rudal Israel menewaskan sedikitnya tiga pemimpin militer Iran. Adapun Iran meluncurkan sekitar 100 UAV ke wilayah Israel dan diupayakan untuk dicegat, kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel Effie Defrin.
Sementara serangan Israel terhadap Iran sebelumnya disebut ditujukan pada fasilitas pengayaan nuklir. Ini terjadi beberapa hari sebelum pejabat AS dan Iran dijadwalkan menghadiri putaran ke-6 perundingan kesepakatan nuklir. Itu adalah serangan terbesar terhadap Republik Islam tersebut sejak perang Iran dengan Irak pada 1980-an.
Merespons situasi Timur Tengah yang kian memanas, Pertamina mengungkapkan akan melakukan mitigasi. VP Corporate Communication PT Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menyebut, konflik Iran-Israel belum berdampak terhadap perusahaan, sehingga mitigasi yang dilakukan hanya mengubah jalur pelayaran logistik (reroute). Mitigasi secara khusus dilakukan oleh Pertamina International Shipping (PIS) dan Pertamina Patra Niaga.
“Kalau kemarin-kemarin yang beberapa konflik, biasanya caranya reroute (pengubahan jalur), cari jalur pelayaran distribusi yang aman,” ujar Fadjar Djoko Santoso di Jakarta, Jumat (13/6/2025), seperti dikutip Antara.
Selain skenario reroute, Pertamina juga mempertimbangkan untuk mengimpor minyak dari negara lain yang berlokasi di luar kawasan Timur Tengah. Salah satu kawasan yang dimaksud adalah Afrika.
“Sekarang bisa impor crude (minyak mentah) lebih fleksibel. Jadi, kami tidak terlibat kontrak panjang. Kami bisa modifikasi kalau ada gangguan di satu titik, bisa pindah misalnya (impor) dari Afrika,” kata Fadjar.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






