Danantara Mau Investasi Rp 130 Triliun Rumah Subsidi, di Tengah Polemik Luas 18 M²
17 Jun 2025 | 19:32 WIB
JAKARTA, investor.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) lewat instruksi Presiden Prabowo Subianto berencana berinvestasi Rp 130 triliun untuk pembangunan rumah subsidi. Danantara menyebut bahwa skema pendanaan telah dimatangkan, sementara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyebut pembahasan teknis sedang diramu lebih lanjut.
Investasi Danantara tersebut mencuat di tengah-tengah polemik luas bangunan rumah subsidi menjadi paling kecil 18 meter persegi (m²). Wacana yang diinisiasi Kementerian PKP itu dinilai terlalu sempit untuk standar rumah rakyat.
CEO Danantara, Rosan Roeslani melalui keterangan resmi pada Selasa (17/6/2025) menerangkan, Danantara telah berbicara dengan bank bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk dapat memberikan pendanaan kepada proyek perumahan yang diselenggarakan Kementerian PKP. Tak tanggung-tanggung, pendanaan yang dimaksud mencapai Rp 130 triliun hingga akhir tahun 2025.
“Sampai akhir tahun ini kurang lebih kami sudah hitung mungkin bisa mencapai Rp 130 triliun, dan tentunya skemanya sudah kita matangkan dan ini bisa langsung berjalan,” ujar Rosan dalam keterangannya, Selasa (17/6/2025).
Menurutnya, perbankan sangat senang dengan pembiayaan tersebut, apalagi jaminan dari perumahan turut diberikan oleh pemerintah. Selain itu, pembiayaan juga kita akan berikan dengan subsidi bunga yang baik. Oleh karena itu, Danantara akan mendukung penuh proyek perumahan rakyat ini.
Namun demikian, perbankan diharapkan mempunyai kriteria-kriteria yang harus dijalankan. “Mohon supaya ini juga berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” kata Rosan.
Ia yakin investasi Danantara ini akan memberikan dampak positif pada pergerakan ekonomi Indonesia. Selain itu, dia juga yakin masyarakat akan senang dengan program rumah subsidi yang diinisiasi oleh Kementerian PKP.
“Kita akan mendukung penuh,” tandas Rosan.
Di kesempatan terpisah, Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya bersama BP Tapera, Danantara Indonesia beserta lima bank Himbara sedang membahas teknis pengelolaan kucuran dana sebesar Rp 130 triliun untuk proyek perumahan. Ia menyebut, dana tersebut akan dialokasikan kredit usaha rakyat (KUR) di sektor perumahan.
Baca Juga:
(FOTO) Rumah Subsidi 14 Meter PersegiDia juga mengakui bahwa kucuran dana dari Danantara merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Ara, sektor perumahan turut mendukung pertumbuhan ekonomi karena melibatkan industri terkait.
“Pertumbuhan ekonomi ini sangat tergantung kepada sektor perumahan, karena ada 180-an industri terkait dari semen, pasir, kaca, lampu dan sebagainya,” jelas pria yang akrab disapa Ara tersebut, seperti dikutip dari Antara.
Rumah Subsidi 18 m²
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






