Pertama Property Tawarkan Proyeksi Imbal Hasil 12-16%
JAKARTA, investor.id - Setelah ekonomi mengalami pemulihan pada era pascapandemi, lebih dari 6,3 juta wisatawan asing berkunjung ke Bali pada 2024. Angka kunjungan ini diperkirakan terus meningkat pada 2025.
Pemerintah Indonesia menargetkan lebih dari 6,5 juta kunjungan wisatawan asing pada 2025, sedangkan persentase pendapatan dari sewa tahunan dibandingkan nilai properti (rental yield) di lokasi-lokasi dengan tingkat permintaan yang tinggi, seperti Seminyak dan Canggu, mencapai hingga 15%. Maka, potensinya sangat menarik. Meski demikian, pesatnya tingkat permintaan juga dibarengi dengan proyek properti yang bersifat spekulatif.
Di tengah pasar properti yang berkembang pesat, penegakan regulasi juga semakin ketat. Para pengembang properti yang mengabaikan prosedur terpaksa berhadapan dengan sanksi penghentian bahkan perobohan proyek. Maka, kepatuhan hukum wajib diterapkan dalam dunia bisnis.
Banyak proyek bahkan tidak memiliki kepastian hukum sehingga harus berhadapan dengan sanksi penghentian atau perobohan proyek akibat melanggar hukum tata ruang dan mengabaikan izin.
Untuk itu, Pertama Property menawarkan pendekatan berbeda. Dengan menangani seluruh fase proyek, mulai dari desain dan konstruksi hingga kepatuhan hukum dan pengalaman tamu, Pertama memberikan jaminan investasi properti mewah di Bali. Pertama Property menyediakan segala kebutuhan investor: model bisnis real estat berkinerja tinggi yang berlandaskan hukum, keunggulan desain, serta menghormati masyarakat lokal.
Selain mengembangkan lebih dari 250 proyek, mengelola 200 unit properti, serta memiliki tim yang mencakup 150 orang, Pertama Property memadukan skala dengan presisi—menggarap proyek berdasarkan aspek legal yang telah terverifikasi, desain yang cermat, serta keunggulan operasional.
Pertama Property hadir sebagai pengembang proyek di sektor real estat dan perhotelan Bali yang menawarkan proyeksi imbal hasil investasi 12-16% setiap tahun atas berbagai portofolio proyek yang dikembangkannya.
Meski resmi diluncurkan dua tahun lalu, Pertama telah berpengalaman 15+ tahun di sektor real estat, termasuk membangun dan mengelola aset senilai lebih dari $60 juta.
"Kami menawarkan proyeksi ROI yang menarik. Namun, keunggulan kami terletak pada cara untuk mencapainya. Dalam konteks bisnis lokal di Bali, kinerja bisnis harus mengutamakan integritas. Artinya, hal-hal mendasar harus diperhatikan: memperoleh izin terkait, mematuhi hukum tata ruang, serta menjaga kepercayaan setiap pemangku kepentingan yang terlibat," kata CEO Pertama Property, Anisse Bouzidi,dalam keterangan pers.
Dengan menganggap aspek kepatuhan hukum sama pentingnya dengan aspek desain, Pertama memiliki keunggulan model bisnis yang terintegrasi; mulai dari arsitektur, legal, dan manajemen operasional. Lebih lagi, Pertama menawarkan kepastian hukum, transparansi, dan valuasi jangka panjang.
Portofolio yang Terus Berkembang
Portofolio Pertama Property mencakup vila-vila edisi terbatas dan hotel bintang empat. Seluruh properti ini berada di lokasi strategis, serta dirancang untuk menghasilkan valuasi jangka panjang dan memiliki kegunaan, antara lain Beraban Luxury Lofts yakni hotel gaya hidup yang terdiri atas 150 kamar, berlokasi di Seminyak, dapat disewa secara fleksibel, ELLE Villas Seminyak – 14 unit vila yang dibangun lewat kolaborasi dengan ELLE, memadukan desain ala Paris dengan unsur-unsur tropis, Casaverde Residence terdiri atas dua vila premium bergaya Mediterania, dilengkapi dua kolam renang pribadi per unit.
Selain itu, Abadi Residence, tujuh vila mewah di kawasan hunian yang tengah berkembang pesat, dirancang khusus untuk wisatawan yang tinggal dalam jangka waktu lama dan lifestyle buyer.
Dijelaskan bahwa Pertama Property menjamin kepastian hukum dalam setiap tahap pengembangan proyek. Mulai dari tahap awal seperti pembelian lahan hingga kepemilikan properti, tim legal Pertama Property menyediakan seluruh layanan konsultasi dan melaksanakan proyek secara jelas dengan mematuhi hukum.
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


