Minggu, 21 Juni 2026

Harga Melonjak Hingga Rp 13.000, Penjualan Beras Medium di Pandeglang Anjlok 75%

Penulis : Budiman
8 Sep 2025 | 12:00 WIB
BAGIKAN
Kios penjualan beras di Pasar Badak Pandeglang, beras medium merangkak naik, Senin (8/9/2025).(Foto dok. Budiman/Beritasatu.com)
Kios penjualan beras di Pasar Badak Pandeglang, beras medium merangkak naik, Senin (8/9/2025).(Foto dok. Budiman/Beritasatu.com)

BANTEN, investor.id - Harga beras medium di Pasar Tradisional Badak Kabupaten Pandeglang, Banten, mulai merangkak naik. Kondisi ini membuat pedagang di pasar tradisional mengeluh karena penjualan mereka menurun drastis hingga 75%.

Salah satu pedagang beras di Pasar Pandeglang, Ojoy Saputra, mengatakan saat ini harga beras medium tembus Rp13.000 per liter. Padahal sebelumnya kata dia, harga normal masih berada di angka Rp12.000 per liter.

Baca juga: Kelangkaan Beras Premium Terjadi di Jakarta, Harga Melampaui HET

"Kalau premium dari dulu Rp 14.000 per liter, stabil. Yang naik itu medium, sekarang Rp13.000 per liter, sebelumnya Rp12.000 ," kata Ojoy kepada wartawan saat ditemui di kiosnya, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Ojoy, kenaikan harga beras medium diduga dipicu oleh berkurangnya hasil panen serta naiknya harga gabah di tingkat petani.

"Mungkin karena panen berkurang, gabahnya juga naik. Jadi otomatis harga beras ikut naik," jelasnya.

Ia menambahkan, tren kenaikan harga beras sebenarnya sudah mulai terasa sejak sebelum Ramadan lalu. Meski begitu, dalam dua hari terakhir harga semakin merangkak naik.

Baca juga: BPS Sebut Produksi Beras Hingga Oktober 2025 Surplus 3,7 Juta Ton

"Sudah lama naiknya, bahkan sebelum puasa. Tapi dua hari terakhir naik lagi," ucapnya.

Meski harga meningkat, omzet penjualan justru turun hingga 75 persen. Ojoy menyebut banyak pembeli kini mengurangi jumlah belanja karena harga beras yang kian mahal.

"Omzet turun jauh, sekitar 75%. Biasanya ramai, sekarang sepi. Pembeli juga ngurangin belanja," keluhnya.

Baca juga: Bapanas Pastikan Stok Beras Aman Sampai Akhir 2025

Pedagang mengungkapkan, mereka berharap Pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga beras agar masyarakat tidak semakin terbebani dan pedagang bisa kembali mendapatkan omzet normal.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 7 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia