Program Asah Cetak Talenta Digital, Perkuat Daya Saing Ekonomi Nasional
JAKARTA, investor.id – Upaya memperkuat fondasi ekonomi digital Indonesia terus digencarkan. Salah satunya melalui Program Asah 2025 yang digelar oleh Dicoding, platform pendidikan teknologi nasional, bekerja sama dengan Accenture.
Program pembelajaran intensif selama enam bulan tersebut resmi ditutup pada Februari 2026 melalui seremoni kelulusan. Ribuan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia telah menyelesaikan pelatihan yang mengombinasikan pembelajaran mandiri, kelas live, mentoring, serta studi kasus berbasis kebutuhan industri riil.
Secara ekonomi, program ini memberi kontribusi strategis dalam menjawab persoalan kesenjangan keterampilan (skills gap) yang selama ini menjadi tantangan utama transformasi digital nasional. Lebih dari 75% peserta berasal dari kota kecil dan menengah, mencerminkan perluasan akses pendidikan teknologi yang lebih merata dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono menegaskan, distribusi akses yang adil menjadi kunci lahirnya talenta unggul. Program Asah membuktikan bahwa talenta digital unggul dapat lahir dari mana saja. Ketika akses dan kesempatan didistribusikan secara merata, potensi luar biasa dapat berkembang.
"Kolaborasi dengan Accenture membantu menjembatani kesenjangan keterampilan serta membangun talenta berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk transformasi digital Indonesia,” ujar dia.
Kolaborasi dengan Accenture memperkuat dimensi industri dalam program ini. Managing Director AI and Data Accenture Indonesia, B. Budiono, mengatakan investasi pada talenta muda menjadi fondasi daya saing nasional di era AI.
“Kami membekali mahasiswa tidak hanya dengan keterampilan teknologi mutakhir, termasuk AI, tetapi juga pola pikir, ketangguhan, dan kesiapan profesional yang dibutuhkan untuk berkembang di era AI,” jelasnya.
Ke depan, Dicoding memastikan Program Asah akan kembali digelar pada pertengahan 2026. Langkah ini mempertegas komitmen memperluas pendidikan teknologi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pasokan talenta digital yang dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

