Sabtu, 4 April 2026

WSBP Raih Kontrak Proyek Pembangunan Gedung Lab SSIT Universitas Udayana

Penulis :  Imam Suhartadi
22 Feb 2026 | 08:50 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Adam Radosavljevic (Pixabay)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) meraih kontrak baru  dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk proyek pembangunan Gedung  Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali. 

Dalam proyek ini, WSBP bertindak sebagai kontraktor pelaksana yang bertanggung jawab atas  keseluruhan pekerjaan konstruksi, mulai dari persiapan, pekerjaan galian, pekerjaan struktur,  arsitektur, hingga Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) yang menjadi bagian vital dalam  pembangunan gedung laboratorium modern tersebut. 

“Kami selaku penyedia jasa konstruksi berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan  dijalankan tepat waktu dan sesuai standar mutu, sehingga menghasilkan bangunan berkualitas yang  dapat mendukung sarana dan prasarana pendidikan secara optimal,” ujar Fandy Dewanto, Kepala  Divisi Corporate Secretary WSBP dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Advertisement

Kontrak kerja proyek Pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT Universitas Udayana Bali telah  ditandatangani oleh WSBP dan Universitas Udayana pada Jumat (20/2) di Gedung Rektorat Universitas  Udayana.

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh perwakilan masing-masing pihak. WSBP diwakili  oleh Itung Prasaja selaku Direktur Operasional dan turut disaksikan oleh Anak Agung Gede Sumadi  selaku Direktur Utama WSBP. Sementara itu, Universitas Udayana diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Lie Jasa,  MT, IPU, ASEAN Eng selaku Pejabat Pembuat Komitmen Konstruksi Universitas Udayana. 

Pembangunan Gedung Laboratorium L-SSIT ini diharapkan dapat mendukung penguatan riset dan  pengembangan teknologi di lingkungan Universitas Udayana, khususnya dalam bidang riset dan  teknologi terintegrasi.

Kehadiran fasilitas laboratorium yang representatif menjadi bagian penting  dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi di perguruan tinggi. 

“Sebelumnya kami juga telah mengerjakan sejumlah proyek konstruksi di bidang pendidikan,  diantaranya pembangunan Mess Kadet & Laboratorium Universitas Pertahanan di Sentul,  pembangunan UNIPI PERSIS di Bandung, serta Pembangunan Politeknik Negeri Madura (POLTERA) yang saat ini tengah berjalan. 

Pengalaman tersebut memperkuat kapasitas kami dalam menghadirkan  fasilitas pendidikan yang fungsional dan mendukung aktivitas akademik secara optimal,” tambahnya. 

Proyek ini menjadi capaian penting dalam memperkuat posisi WSBP sebagai penyedia jasa konstruksi  yang dipercaya untuk menangani proyek-proyek di sektor pendidikan. WSBP juga berkomitmen  menjalankan setiap proyek dengan mengedepankan tata kelola perusahaan dan memastikan  pekerjaan dilakukan dengan efektif, efisisien, dan sesuai dengan standar kualitas sehingga  memberikan manfaat yang berkelanjutan.


 

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 4 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 19 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 27 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia