Sabtu, 4 April 2026

Akamai Luncurkan Orkestrasi Cerdas AI Grid

Penulis :  Imam Suhartadi
21 Mar 2026 | 22:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI).
Ilustrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI).

JAKARTA, investor.id – Akamai Technologiesi mencapai tonggak penting dalam evolusi artificial intelligence (AI), dengan meluncurkan implementasi skala global pertama dari desain referensi NVIDIA® AI Grid.

Dengan mengintegrasikan infrastruktur AI NVIDIA ke dalam infrastruktur Akamai, serta memanfaatkan orkestrasi beban kerja cerdas di seluruh jaringannya, Akamai berencana untuk membawa industri ini melampaui “pabrik AI” yang terisolasi menuju grid terpadu dan terdistribusi untuk inferensi AI.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam perkembangan Akamai Inference Cloud, yang diluncurkan pada akhir tahun lalu.

Perempuan Lebih Rentan Terdampak Otomatisasi

Advertisement

Sebagai perusahaan pertama mengimplementasikan AI Grid, Akamai kini mengimplementasikan ribuan unit GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, yang menyediakan platform bagi berbagai perusahaan untuk menjalankan AI berbasis agen dan fisik dengan kecepatan respons komputasi lokal dan skalabilitas jaringan web global.

“Pabrik AI telah dirancang khusus untuk beban kerja pelatihan dan model terdepan   dan infrastruktur terpusat akan terus memberikan tokenomics terbaik untuk kasus penggunaan tersebut,” kata Adam Karon, Chief Operating Officer dan General Manager, Cloud Technology Group, Akamai dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Namun emikian, diakuinya, video real-time, AI fisik, dan pengalaman personalisasi dengan tingkat koneksi yang sangat tinggi menuntut proses inferensi di titik kontak, bukan melalui perjalanan bolak-balik ke klaster terpusat. Orkestrasi cerdas AI Grid.

“Kami memberikan cara bagi pabrik AI untuk memperluas inferensi ke luar dengan memanfaatkan arsitektur terdistribusi yang sama seperti yang telah merevolusi pengiriman konten untuk mengarahkan beban kerja AI ke 4.400 lokasi, dengan biaya yang tepat, pada waktu yang tepat,” katanya

Arsitektur Tokenomics

Inti dari AI Grid adalah orkestrator cerdas yang berfungsi sebagai perantara real-time untuk permintaan AI. Dengan menerapkan keahlian Akamai dalam optimalisasi kinerja aplikasi ke bidang AI, bidang kendali yang peka terhadap beban kerja ini mengoptimalkan “tokenomics” dengan secara drastis meningkatkan efisiensi biaya per token, waktu hingga token pertama, dan throughput.

Hal utama yang membedakan Akamai dangan yang lain adalah kemampuannya untuk memungkinkan pelanggan mengakses model-model yang telah disesuaikan secara mendetail atau dipersempit melalui jangkauan edge globalnya yang sangat luas, sehingga menawarkan keunggulan besar dalam hal biaya dan kinerja untuk beban kerja AI skala kecil.

Perusahaan dapat secara drastis mengurangi biaya inferensi dengan menyesuaikan beban kerja secara otomatis ke tingkat komputasi yang tepat.

Pengatur sistem (orchestrator) menerapkan teknik seperti penyimpanan cache semantik dan routing cerdas untuk mengarahkan permintaan ke sumber daya yang sesuai, serta mengalokasikan siklus GPU premium untuk beban kerja yang membutuhkannya.

Hal ini didukung oleh Akamai Cloud, yang dibangun di atas infrastruktur open source dengan kuota lalu lintas keluar yang besar untuk mendukung   operasional   AI   yang   intensif   data   dalam   skala   besar.

Disisi lain, studio game dapat menghadirkan interaksi NPC berbasis AI yang menjaga pengalaman imersif pemain dalam hitungan milidetik. Lembaga keuangan dapat melakukan deteksi penipuan yang dipersonalisasi dan memberikan rekomendasi pemasaran pada saat antara login dan tampilan layar pertama.

Penyiar dapat mentranskode dan menyulihsuarakan konten secara real- time untuk pemirsa global. Hasil ini didukung oleh jaringan edge Akamai yang tersebar secara global dengan lebih dari 4.400 lokasi yang dilengkapi caching terintegrasi, komputasi edge tanpa server, dan konektivitas berkinerja tinggi yang memproses permintaan pada titik kontak pengguna, sehingga menghindari  latensi  bolak-balik  dari  cloud  yang  bergantung  pada  lokasi  asal.

Sedangkan model bahasa berskala besar, pelatihan lanjutan yang terus-menerus, dan beban kerja inferensi multimodal membutuhkan daya komputasi yang berkelanjutan dan berdensitas tinggi, yang hanya dapat dipenuhi oleh infrastruktur khusus.

Kluster GPU Akamai yang terdiri dari ribuan unit, yang didukung oleh GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, menyediakan daya komputasi yang terkonsentrasi untuk beban kerja AI terberat, sehingga melengkapi jaringan edge terdistribusi dengan skalabilitas terpusat.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 8 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 34 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 37 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 46 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 50 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia