Akamai Luncurkan Orkestrasi Cerdas AI Grid
JAKARTA, investor.id – Akamai Technologiesi mencapai tonggak penting dalam evolusi artificial intelligence (AI), dengan meluncurkan implementasi skala global pertama dari desain referensi NVIDIA® AI Grid.
Dengan mengintegrasikan infrastruktur AI NVIDIA ke dalam infrastruktur Akamai, serta memanfaatkan orkestrasi beban kerja cerdas di seluruh jaringannya, Akamai berencana untuk membawa industri ini melampaui “pabrik AI” yang terisolasi menuju grid terpadu dan terdistribusi untuk inferensi AI.
Langkah ini menandai tonggak penting dalam perkembangan Akamai Inference Cloud, yang diluncurkan pada akhir tahun lalu.
Perempuan Lebih Rentan Terdampak Otomatisasi
Sebagai perusahaan pertama mengimplementasikan AI Grid, Akamai kini mengimplementasikan ribuan unit GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, yang menyediakan platform bagi berbagai perusahaan untuk menjalankan AI berbasis agen dan fisik dengan kecepatan respons komputasi lokal dan skalabilitas jaringan web global.
“Pabrik AI telah dirancang khusus untuk beban kerja pelatihan dan model terdepan dan infrastruktur terpusat akan terus memberikan tokenomics terbaik untuk kasus penggunaan tersebut,” kata Adam Karon, Chief Operating Officer dan General Manager, Cloud Technology Group, Akamai dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Namun emikian, diakuinya, video real-time, AI fisik, dan pengalaman personalisasi dengan tingkat koneksi yang sangat tinggi menuntut proses inferensi di titik kontak, bukan melalui perjalanan bolak-balik ke klaster terpusat. Orkestrasi cerdas AI Grid.
“Kami memberikan cara bagi pabrik AI untuk memperluas inferensi ke luar dengan memanfaatkan arsitektur terdistribusi yang sama seperti yang telah merevolusi pengiriman konten untuk mengarahkan beban kerja AI ke 4.400 lokasi, dengan biaya yang tepat, pada waktu yang tepat,” katanya
Arsitektur Tokenomics
Inti dari AI Grid adalah orkestrator cerdas yang berfungsi sebagai perantara real-time untuk permintaan AI. Dengan menerapkan keahlian Akamai dalam optimalisasi kinerja aplikasi ke bidang AI, bidang kendali yang peka terhadap beban kerja ini mengoptimalkan “tokenomics” dengan secara drastis meningkatkan efisiensi biaya per token, waktu hingga token pertama, dan throughput.
Hal utama yang membedakan Akamai dangan yang lain adalah kemampuannya untuk memungkinkan pelanggan mengakses model-model yang telah disesuaikan secara mendetail atau dipersempit melalui jangkauan edge globalnya yang sangat luas, sehingga menawarkan keunggulan besar dalam hal biaya dan kinerja untuk beban kerja AI skala kecil.
Perusahaan dapat secara drastis mengurangi biaya inferensi dengan menyesuaikan beban kerja secara otomatis ke tingkat komputasi yang tepat.
Pengatur sistem (orchestrator) menerapkan teknik seperti penyimpanan cache semantik dan routing cerdas untuk mengarahkan permintaan ke sumber daya yang sesuai, serta mengalokasikan siklus GPU premium untuk beban kerja yang membutuhkannya.
Hal ini didukung oleh Akamai Cloud, yang dibangun di atas infrastruktur open source dengan kuota lalu lintas keluar yang besar untuk mendukung operasional AI yang intensif data dalam skala besar.
Disisi lain, studio game dapat menghadirkan interaksi NPC berbasis AI yang menjaga pengalaman imersif pemain dalam hitungan milidetik. Lembaga keuangan dapat melakukan deteksi penipuan yang dipersonalisasi dan memberikan rekomendasi pemasaran pada saat antara login dan tampilan layar pertama.
Penyiar dapat mentranskode dan menyulihsuarakan konten secara real- time untuk pemirsa global. Hasil ini didukung oleh jaringan edge Akamai yang tersebar secara global dengan lebih dari 4.400 lokasi yang dilengkapi caching terintegrasi, komputasi edge tanpa server, dan konektivitas berkinerja tinggi yang memproses permintaan pada titik kontak pengguna, sehingga menghindari latensi bolak-balik dari cloud yang bergantung pada lokasi asal.
Sedangkan model bahasa berskala besar, pelatihan lanjutan yang terus-menerus, dan beban kerja inferensi multimodal membutuhkan daya komputasi yang berkelanjutan dan berdensitas tinggi, yang hanya dapat dipenuhi oleh infrastruktur khusus.
Kluster GPU Akamai yang terdiri dari ribuan unit, yang didukung oleh GPU NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition, menyediakan daya komputasi yang terkonsentrasi untuk beban kerja AI terberat, sehingga melengkapi jaringan edge terdistribusi dengan skalabilitas terpusat.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






