Kamis, 14 Mei 2026

Targetkan Penambahan 150 Properti, RedDoorz Optimalkan AI

Penulis : Happy Amanda Amalia
1 Mar 2026 | 11:52 WIB
BAGIKAN
Founder dan CEO RedDoorz, Amit Saberwal. (Ist.)
Founder dan CEO RedDoorz, Amit Saberwal. (Ist.)

JAKARTA, investor.id — Perusahaan teknologi perhotelan, RedDoorz mempercepat ekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menambah sekitar 100 hotel yang dikelola langsung. Saat ini, perusahaan mencatat telah mengoperasikan sekitar 100 hotel secara langsung dan menargetkan penambahan 100–150 properti hingga 2027.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kendali operasional di tengah pertumbuhan pasar akomodasi domestik. Model pengelolaan langsung dinilai memberi ruang bagi perusahaan untuk menjaga konsistensi standar layanan sekaligus meningkatkan efisiensi unit bisnis.

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) RedDoorz, Amit Saberwal mengungkapkan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling strategis bagi perusahaan.

“Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling strategis dan potensial bagi RedDoorz, didorong oleh kuatnya permintaan perjalanan domestik serta meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang andal dan terjangkau,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Amit menambahkan, melalui perluasan portofolio properti yang dikelola langsung, perusahaan memiliki kendali operasional yang lebih kuat untuk menghadirkan pengalaman menginap yang konsisten sekaligus meningkatkan efisiensi unit bisnis,” tambahnya.

Ada pun properti tambahan tersebut akan beroperasi di bawah merek RedDoorz, SANS, dan URBANVIEW. Mengutip dari keterangan pers, SANS diposisikan pada segmen hotel ekonomis dengan konsep lifestyle, sementara URBANVIEW menyasar wisatawan perkotaan yang mencari akomodasi terjangkau dengan desain modern. Kedua merek ini diperkenalkan sejak 2020 sebagai bagian dari strategi multi-brand perusahaan.

Secara keseluruhan, RedDoorz saat ini mengelola sekitar 4.300 mitra properti di Indonesia dan Filipina, dengan target mencapai 4.700 properti hingga akhir 2026. Di Indonesia, jaringan mitra properti perusahaan telah tersebar di lebih dari 300 kota.

Manfaatkan Teknologi AI

Seiring ekspansi tersebut, perusahaan juga memperkuat pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional. RedDoorz meluncurkan sistem internal bernama RedPilot, yang dirancang sebagai asisten berbasis AI bagi manajer hotel.

“Teknologi, khususnya AI, akan menjadi faktor utama dalam mendukung skala bisnis kami. Mulai dari menjaga kualitas layanan, mengoptimalkan operasional, hingga mendorong profitabilitas jaringan mitra properti yang luas dan beragam secara geografis,” ucap Amit.

Implementasi teknologi ini direncanakan diterapkan secara bertahap pada seluruh properti yang dikelola langsung dalam beberapa bulan ke depan.

Laporan “Indonesia Hospitality Real Estate Market Report” dari Mordor Intelligence menunjukkan hotel independen menguasai 62,85% pangsa pasar perhotelan Indonesia pada 2025. Sementara itu, hotel jaringan diproyeksikan tumbuh dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) 11,14% hingga 2031.

Perubahan perilaku konsumen juga menjadi pertimbangan dalam strategi perusahaan. Menurut Amit, tren perjalanan domestik yang lebih singkat namun lebih sering, serta meningkatnya preferensi terhadap layanan berbasis digital, mendorong kebutuhan model operasional yang efisien dan terintegrasi teknologi.

“Wisatawan muda, khususnya Gen Z, memiliki pendekatan yang sangat digital-first dan mengharapkan akomodasi yang terjangkau, dirancang dengan baik, serta konsisten dalam layanan. Fokus kami adalah membangun model operasional yang selaras dengan cara orang Indonesia bepergian saat ini,” ujarnya.

Effi Setiawati, pemilik RedDoorz Syariah Plus di Karawaci, Tangerang juga menilai pendekatan teknologi membantu operasional hotel, seiring kompleksitas pengelolaan hotel yang makin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Sebagai pemilik properti secara individual, tidak mudah bagi kami untuk mengelola operasional dan teknologi secara mandiri. Pendekatan berbasis teknologi membantu kami menjaga standar layanan dan efisiensi,” tuturnya.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 8 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 17 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 34 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia