Minggu, 21 Juni 2026

Timur Tengah Membara, Prabowo: Bangsa Lain Kesulitan, Minimal Pangan Kita Aman

Penulis : Ricki Putra Harahap
9 Mar 2026 | 22:21 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog langsung dengan para kepala daerah, aparat, dan masyarakat dari berbagai wilayah melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog langsung dengan para kepala daerah, aparat, dan masyarakat dari berbagai wilayah melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

JAKARTA, investor.idPresiden Prabowo Subianto menjamin ketersediaan pangan nasional tetap terjaga meski situasi geopolitik global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah, terus memanas. Pemerintah meyakini Indonesia memiliki fondasi kuat untuk menghadapi potensi krisis pangan dan energi yang kini membayangi banyak negara.

Presiden menjelaskan bahwa ketidakpastian global saat ini berpotensi memicu lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dunia, yang secara langsung akan menekan harga pangan. Namun, Indonesia diklaim berada dalam posisi yang lebih siap karena telah mendekati status swasembada pangan.

“Apa pun terjadi di mana bangsa-bangsa lain banyak akan mengalami kesulitan, minimal kita aman masalah pangan," ujar Presiden Prabowo saat meresmikan 218 jembatan secara virtual, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

Presiden menekankan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras sebagai makanan pokok utama. Tak berhenti di situ, pemerintah kini tengah mengejar target pemenuhan kebutuhan protein secara mandiri dalam waktu dekat.

“Dalam keadaan perang di mana-mana, dalam keadaan harga BBM menjulang sangat tinggi yang bisa mempengaruhi harga pangan, kita bersyukur bahwa kita swasembada—hampir kita capai swasembada pangan ... kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita,” imbuhnya.

Selain pangan, fokus pemerintah kini diarahkan pada swasembada energi guna memutus ketergantungan pada impor BBM. Presiden optimistis kekayaan sumber daya alam seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu dapat diolah menjadi bahan bakar nabati untuk mencukupi kebutuhan domestik.

“Kita memiliki karunia besar dari Yang Maha Kuasa bahwa kita nanti mampu memenuhi kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita,” tegas Prabowo.

Menutup arahannya, Presiden mengakui bahwa dinamika global saat ini memang penuh tantangan dan dapat membawa kesulitan bagi perekonomian. Namun, berdasarkan data yang dipelajari pemerintah setiap hari, ia meyakini kekayaan alam Indonesia akan menjadi kunci bagi bangsa untuk keluar dari krisis dengan kondisi yang lebih kuat, makmur, dan berdikari.

“Perkiraan saya, kita akan keluar dari keadaan krisis ini dengan lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari,” jelas Kepala Negara.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia