Sabtu, 4 April 2026

Petrokimia Gresik, SGN, dan ID FOOD Perkuat Ekosistem Pertanian Tebu Hulu—Hilir

Penulis : Anis Firmansah
3 Apr 2026 | 22:23 WIB
BAGIKAN
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus, menandatangani MoU dengan PT SGNdan dua anak perusahaan ID FOOD yakni PT PG Rajawali I, dan PT PG Candi Baru di Gresik. (Istimewa)
Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus, menandatangani MoU dengan PT SGNdan dua anak perusahaan ID FOOD yakni PT PG Rajawali I, dan PT PG Candi Baru di Gresik. (Istimewa)

GRESIK, investor.id - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan dua anak perusahaan ID FOOD yakni PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I, dan PT PG Candi Baru di Gresik.

Penandatanganan kerja sama ini bertujuan a untuk memperluas manfaat program Agrosolution Petrokimia Gresik yang mengalami peningkatan produktivitas tebu pada akumulasi luas lahan program mencapai 244.721 hektare (ha) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. 

“Penandatanganan MoU ini menjadi bentuk akselerasi yang lebih besar. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimis kolaborasi ini dapat meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendorong terwujudnya swasembada gula nasional yang berkelanjutan," kata Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus, dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Advertisement

Johanes mengatakan, program Agrosolution merupakan bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap swasembada gula nasional. Program ini mulai dijalankan sejak tahun 2021, dan berhasil meningkatkan panen tebu dengan cakupan lahan yang terus meningkat setiap tahun.

Program ini dijalankan di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Program Agrosolution rata-rata mampu meningkatkan produktivitas tebu sebesar 12 persen. Melalui peningkatan hasil panen tersebut, pendapatan petani juga meningkat rata-rata sebesar Rp8,1 juta per hektare.

"Capaian ini merupakan hasil dari pengelolaan budidaya yang semakin optimal, didukung oleh efisiensi penggunaan agroinput serta penerapan praktik budidaya yang lebih terarah," jelasnya.

Program Agrosolution merupakan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir, baik on farm maupun off farm, yang dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder, di antaranya lembaga perbankan yang memberikan dukungan permodalan bagi petani, lembaga asuransi, hingga offtaker pertanian.

Johanes menambahkan, dalam program ini Petrokimia Gresik memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani tebu binaan Pabrik Gula (PG) di lingkup SGN dan ID FOOD Group.

Petrokimia Gresik juga memberikan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit, layanan uji tanah melalui tenaga Agronomis Petrokimia Gresik, serta Smart Precision Farming melalui Petrospring. 

Direktur Keuangan SGN, Hariyanto, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin sejak 2021 dan kini kembali dilanjutkan. Menurutnya, program ini memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi petani, tetapi juga dalam upaya bersama mewujudkan swasembada gula nasional.

"Dalam kerja sama ini, SGN berperan sebagai offtaker atau pembeli tebu hasil Program Agrosolution untuk memberikan jaminan pasar kepada para petani tebu. Terima kasih atas kesempatan bermitra ini," pungkas Hariyanto.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 13 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 33 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 54 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 1 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 2 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia