Minggu, 21 Juni 2026

Neraca Pangan RI Diproyeksi Aman hingga Mei 2026

Penulis : Prisma Ardianto
7 Apr 2026 | 19:41 WIB
BAGIKAN
Pembeli memilah sayuran di Pasar Manis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Pembeli memilah sayuran di Pasar Manis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan stok komoditas pangan strategis nasional berada dalam kondisi surplus dan relatif aman hingga Mei 2026.

Meskipun dibayangi tantangan geopolitik global dan ancaman perubahan iklim, pemerintah mengklaim ketersediaan pasokan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Selasa (7/4/2026), Amran memaparkan bahwa sejumlah komoditas utama mencatatkan angka surplus yang signifikan. Beras diproyeksikan mencapai surplus 16,39 juta ton, diikuti jagung sebesar 4,3 juta ton.

ADVERTISEMENT

Komoditas protein dan konsumsi lainnya juga menunjukkan tren positif, dengan surplus gula konsumsi sebesar 632 ribu ton, daging ayam 837 ribu ton, serta telur ayam mencapai 423 ribu ton. Untuk memperkuat cadangan nasional, Perum Bulog saat ini menyiagakan stok beras sebesar 4,6 juta ton.

“Berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional hingga Mei 2026, ketersediaan komoditas pangan strategis nasional berada pada kondisi surplus dan relatif aman,” tegas Amran.

Di sisi stabilitas harga, pemerintah mencatat inflasi pangan mengalami penurunan dari 2,5% menjadi 1,58% pada Maret 2026. Meski beberapa komoditas sempat melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) selama periode Ramadan 1447 Hijriah, fluktuasi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

Sedangkan guna mengantisipasi risiko distribusi, Bapanas telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk pembentukan Satgas Saber Pelanggaran Pangan 2026 dan penyaluran bantuan pangan kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) akan dilakukan secara masif untuk memfasilitasi distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit.

Langkah antisipatif ini diperlukan khususnya untuk menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika geopolitik internasional yang memengaruhi distribusi pangan dunia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia