Minggu, 21 Juni 2026

Distribusi Subsidi BBM Dinilai Lebih Mendesak daripada Kenaikan Harga

Penulis : Chandra Adi
10 Apr 2026 | 16:20 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pembelian BBM bersubsidi di SPBU. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)
Ilustrasi pembelian BBM bersubsidi di SPBU. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik, termasuk mengenai arah kebijakan energi nasional. Ketua Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY), Nasarudin menilai solusi persoalan energi saat ini tidak terletak pada kenaikan harga, melainkan pada pembenahan sistem distribusi BBM bersubsidi.

Menurutnya, kebijakan energi di era pemerintahan Prabowo Subianto harus tetap berpihak pada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kenaikan harga BBM dan LPG bersubsidi berpotensi menekan daya beli, khususnya bagi kelompok rentan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Nasarudin menegaskan bahwa akar persoalan bukan pada besarnya anggaran subsidi, melainkan pada ketidaktepatan sasaran penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah perlu mempertahankan harga BBM dan LPG bersubsidi, tetapi harus berani mengubah pola distribusinya. Masalah kita selama ini bukan pada subsidi, melainkan pada siapa yang menikmatinya,” ujar Nasarudin dalam keterangannya di Yogyakarta, Jumat (10/4/2026).

Ia menyoroti masih adanya ketimpangan di lapangan, di mana kelompok masyarakat mampu justru ikut menikmati subsidi energi. Kondisi ini dinilai tidak hanya menciptakan ketidakadilan sosial, tetapi juga membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tanpa dampak signifikan terhadap pengentasan kemiskinan.

Sebagai solusi, Nasarudin mendorong transformasi sistem distribusi BBM subsidi melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti penggunaan kartu elektronik (e-money). Sistem ini dinilai mampu meningkatkan akurasi data penerima sekaligus memastikan distribusi subsidi lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, ia juga mengusulkan adanya skema khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat mengakses subsidi energi secara tepat. Menurutnya, UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas harga energi untuk menjaga produktivitas usaha.

“UMKM juga harus mendapatkan akses terhadap subsidi energi. Perlu ada mekanisme khusus agar pelaku UMKM dapat merasakan langsung manfaat nyata dari kebijakan ekonomi pemerintah,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Nasarudin menekankan pentingnya inovasi dalam tata kelola subsidi energi agar tidak sekadar menjadi beban fiskal, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

“Dengan pendekatan yang tepat, subsidi energi tidak hanya menjadi beban fiskal, tetapi dapat bertransformasi menjadi alat strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat dan menjaga stabilitas sosial,” pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 38 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia