Minggu, 21 Juni 2026

Bapanas Buka-bukaan Soal Kondisi Ketahanan Pangan Strategis

Penulis : Bambang Ismoyo
21 Apr 2026 | 10:22 WIB
BAGIKAN
Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa. (B-Universe/Bambang Ismoyo)
Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa. (B-Universe/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan, ketahanan pangan pokok strategis domestik tergolong kuat. Hal ini mengacu pada sebagian besar atau mayoritas kebutuhan konsumsi masyarakat ditopang dari produksi dalam negeri. 

Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan bahwa, berdasarkan data yang ia paparkan, 8 dari total 11 jenis pangan pokok strategis, dipastikan dalam kondisi aman.

Adapun, komoditas yang dimaksud seperti beras, jagung, gula konsumsi, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Ia meyakini, diproyeksikan tidak ada importasi untuk kebutuhan konsumsi dalam negeri. 

ADVERTISEMENT

"Kita (berhasil) memproduksi dan memenuhi kebutuhan. Ada kelebihan dan carry over stock-nya. Seperti beras, jagung bawang dan lain-lain," ungkap Ketut dalam acara diskusi di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Selain beras, jagung pakan juga dapat dikatakan telah swasembada karena Indonesia sudah setop impor jagung pakan sejak tahun 2025.

Indonesia sendiri, lanjut Ketut, hanya melakukan impor pada 3 komoditas pangan. Yakni kedelai, bawang putih, dan daging sapi yang tidak terlalu dominan.

Kendati demikian, Ketut memastikan pemerintah akan berupaya meningkatkan produksi pangan dalam negeri. Termasuk pangan pokok strategis yang belum berdikari. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian, disebut sudah memulai akselerasi untuk mewujudkan peningkatan komoditas yang dimaksud. 

"Ada kedelai dan bawang putih (yang dominan impor) ini yang diupayakan bisa dikejar produksinya," pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia