Minggu, 21 Juni 2026

BP BUMN Ungkap Strategi RI Wujudkan Ketahanan Energi

Penulis : Bambang Ismoyo
28 Apr 2026 | 16:50 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria. (B-Universe/Bambang Ismoyo)
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria. (B-Universe/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria mengungkapkan sejumlah upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mewujudkan ketahanan energi di dalam negeri. Terlebih, saat ini dinamika geopolitik dan fluktuasi harga energi dunia masih berlanjut.

Dony mengungkapkan, beberapa upaya yang dimaksud seperti mendorong pengembangan dan optimalisasi sumber daya (resources) yang ada. Termasuk pengembangan Liquefied Natural Gas (LNG) dan proyek hilirisasi konversi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME).

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, khususnya LPG.

ADVERTISEMENT

"Kita mulai membuat program hilirisasi. Akan ada DME, mengubah coal batu bara menjadi gas. Sehingga dengan, impor kita dalam LPG bisa kita turunkan," ungkap Dony dalam acara The Forum yang digagas B-Universe di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Kemudian, Dony yang juga Chief Operating Officer Danantara mengungkapkan, pihaknya juga melakukan transformasi model bisnis perusahaan gas nasional seperti Perusahaan Gas Negara dan Pertagas. Kedua entitas ini kini difokuskan pada sektor midstream dan downstream (hilir), termasuk distribusi gas langsung ke rumah tangga. 

Di sektor bahan bakar cair, Dony menyebut Indonesia telah mewujudkan capaian yakni menghentikan impor solar melalui implementasi program biodiesel dari Biodiesel B40 menuju B50. Ini menjadi bukti Indonesia mampu mandiri dalam penyediaan energi berbasis sumber daya lokal.

Selain itu, pemerintah tengah mengembangkan bioetanol dari komoditas pertanian seperti jagung dan ubi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bensin sekaligus memperkuat sektor pertanian nasional.

Dan terakhir, Pemerintah juga fokus pada peningkatan cadangan energi nasional. Salah satu langkah konkret adalah pembangunan fasilitas penyimpanan minyak (oil storage) serta pembangunan kilang baru yang akan segera dimulai.

“Kita percaya negara yang sustain itu harus memiliki kemampuan di bidang energi. Dan kita punya sumber yang cukup banyak,” pungkas Dony.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia