Sabtu, 20 Juni 2026

Akses Sanitasi Masih Jadi Tantangan Hunian Modern

Penulis : Happy Amanda Amalia
4 Mei 2026 | 22:03 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Akses air dan sanitasi dalam hunian. (Ist.)
Ilustrasi Akses air dan sanitasi dalam hunian. (Ist.)

JAKARTA, Investor.id — Pengelolaan air dan sanitasi di tingkat rumah tangga masih menjadi tantangan di Indonesia, meski keduanya merupakan kebutuhan dasar yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 menunjukkan masih ada sejumlah provinsi dengan tingkat akses sanitasi layak di bawah rata-rata nasional sebesar 85,37%, termasuk Jawa Barat.

BPS mendefinisikan sanitasi layak sebagai fasilitas buang air besar atau mandi, cuci, kakus (MCK) yang menggunakan kloset leher angsa dan terhubung dengan tangki septik atau instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Berdasarkan indikator tersebut, kesenjangan akses sanitasi masih terjadi di berbagai wilayah.

Di tengah berkembangnya kawasan perumahan dan meningkatnya standar hunian, kebutuhan terhadap sistem air dan sanitasi yang andal, aman, serta berkelanjutan semakin mendapat perhatian. Tren hunian modern, termasuk konsep rumah pintar, turut mendorong efisiensi penggunaan sumber daya air sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup.

ADVERTISEMENT

Product Manager Wasser dari PT Aditya Sarana Graha (ASG), Ivan Novelibel Tjiandra, menilai pemahaman terhadap sistem air dan sanitasi sering kali baru muncul ketika terjadi masalah. Dengan adanya perencanaan sejak awal, dapat membantu menghindari gangguan kenyamanan serta potensi biaya perbaikan di masa mendatang.

“Banyak orang baru menyadari pentingnya sistem air dan sanitasi saat terjadi masalah. Padahal, bagi pemilik rumah maupun calon pembeli properti, memahami sistem sanitasi sejak awal dapat menjadi investasi jangka panjang, tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, serta menghindari potensi biaya perbaikan yang besar di kemudian hari,” ujarnya.

Ivan juga menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi di banyak hunian tidak hanya terkait ketersediaan air, melainkan soal distribusinya. Tekanan air yang tidak stabil, aliran yang tidak merata, hingga sistem kamar mandi yang kurang optimal dapat berdampak pada kenyamanan dan kebersihan lingkungan rumah.

Seiring dengan itu, berbagai pelaku industri menghadirkan inovasi produk untuk mendukung sistem air yang lebih efisien dan higienis. Melalui inovasi berkelanjutan, Wasser menghadirkan rangkaian produk yang dirancang untuk mengoptimalkan distribusi air, serta menunjang sistem dan sanitasi air yang higienis dan aman untuk kesehatan keluarga. Adapun produk yang beredar di pasar mencakup pompa air untuk menjaga tekanan tetap stabil, perangkat sanitasi seperti kloset dan shower, hingga perlengkapan instalasi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan daya tahan sistem.

Selain aspek produk, ketersediaan layanan purna jual dan jaringan distribusi juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan penggunaan sistem air rumah tangga, terutama untuk perawatan jangka panjang. Penguatan sistem air dan sanitasi dinilai tidak hanya berdampak pada kenyamanan hunian, tetapi juga berkontribusi terhadap aspek kesehatan, efisiensi biaya, serta keberlanjutan lingkungan di tengah pertumbuhan sektor properti nasional.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 15 menit yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 34 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 49 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 2 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia