Sabtu, 20 Juni 2026

Tren Hunian Modern Dorong Permintaan Pemanas Air

Penulis : Happy Amanda Amalia
20 Jun 2026 | 17:16 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi - Pemanas air listrik. (Ist.)
Ilustrasi - Pemanas air listrik. (Ist.)

JAKARTA, Investor.id — Penggunaan pemanas air (water heater) di Indonesia menunjukkan tren peningkatan seiring berkembangnya gaya hidup masyarakat perkotaan, dan bertambahnya pembangunan hunian modern. Mandi air hangat yang sebelumnya identik dengan fasilitas premium kini banyak digunakan sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan.

Sejumlah penelitian menunjukkan mandi air hangat dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari membantu melancarkan sirkulasi darah, meredakan ketegangan otot, mengurangi stres, hingga meningkatkan kualitas tidur. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep Medicine Reviews juga menyebutkan bahwa mandi atau berendam air hangat dapat membantu mengatasi insomnia dan memperbaiki kualitas tidur.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap manfaat tersebut, pasar pemanas air dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang cukup besar. Teknologi pemanas air pun terus berkembang dengan beragam pilihan sumber energi, mulai dari listrik, gas, tenaga surya, hingga sistem pompa panas (heat pump).

Laporan 6Wresearch memproyeksikan pasar pemanas air listrik Indonesia tumbuh rata-rata 5,6% per tahun pada 2025–2031. Sementara itu, data WITS/World Bank menunjukkan impor pemanas air listrik Indonesia mencapai US$39,89 juta pada 2024, yang mengindikasikan pasar domestik masih memiliki kebutuhan pasokan yang cukup besar.

ADVERTISEMENT

Product Manager Water Solution Wasser, Darian Tjiandra, mengatakan pemanas air listrik saat ini menjadi salah satu pilihan yang paling banyak diminati konsumen karena dinilai praktis dalam pemasangan dan perawatan.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat pemanas air listrik paling diminati masyarakat karena instalasi dan perawatannya relatif lebih mudah dan efisien, serta sesuai dengan kebutuhan rumah tangga modern yang mengutamakan kenyamanan,” ujarnya.

Berdasarkan data internal perusahaan, pemanas air listrik menyumbang sekitar 65% dari total penjualan produk pemanas air Wasser. Sisanya berasal dari pemanas air berbahan bakar gas, tenaga surya, dan pompa panas.

Wasser sendiri merupakan salah satu lini bisnis PT Aditya Sarana Graha (ASG), perusahaan yang memasarkan berbagai produk kebutuhan rumah tangga dan bangunan, mulai dari pompa air, pemanas air, hingga perangkat sanitasi.

Faktor Keamanan Jadi Pertimbangan Konsumen

Di tengah meningkatnya penggunaan pemanas air listrik, aspek keamanan masih menjadi salah satu perhatian utama konsumen. Kekhawatiran terhadap risiko kebocoran listrik menjadi tantangan yang harus dijawab produsen melalui pengembangan teknologi perlindungan yang lebih baik.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Wasser memperkenalkan seri pemanas air listrik Ardour+ yang dilengkapi teknologi ShockProof atau perlindungan antisetrum. Teknologi tersebut dirancang untuk membantu meminimalkan risiko sengatan listrik akibat kebocoran arus listrik pada perangkat.

Selain itu, perangkat tersebut juga dilengkapi Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB), yakni sistem pemutus arus otomatis yang akan bekerja ketika terdeteksi kebocoran listrik.

“Fitur ShockProof dirancang untuk menghambat dan mengurangi kandungan listrik di dalam air jika terjadi kebocoran listrik pada komponen pemanas air, sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna,” kata Darian.

Selain fitur keamanan, produk tersebut menawarkan pengaturan suhu air dengan konsumsi daya antara 200 watt hingga 350 watt. Wasser juga menghadirkan seri Ardour+ Triheat yang memungkinkan pengguna memilih tiga tingkat pemanasan berbeda sesuai kebutuhan dan konsumsi energi yang diinginkan.

Darian menilai konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan kenyamanan, tetapi juga efisiensi energi dan keamanan dalam memilih perangkat rumah tangga.

“Pengguna makin membutuhkan produk yang mampu memberikan kenyamanan, keamanan, sekaligus fleksibilitas dalam mengatur tingkat panas dan konsumsi daya listrik,” katanya.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 18 menit yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 35 menit yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 55 menit yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 1 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Finance 1 jam yang lalu

Optimalisasi Pengelolaan Dana, Fintech Ini Bangun Kolaborasi Strategis Global

SplitPay berperan pada sektor Financial Infrastructure dan Fund Development yang mendukung pengembangan teknologi keuangan.
Business 1 jam yang lalu

Chandra Asri Group Klarifikasi Kepemilikan Saham PRDA Hanya Bagian dari Pengelolaan Portofolio Investasi

Chandra Asri Group menegaskan pembelian saham PRDA pada April 2026 merupakan bagian dari pengelolaan portofolio investasi jangka pendek.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia