Pemulihan Siber dan Validasi Menjadi Kebutuhan Bisnis
JAKARTA, investor.id - Di Indonesia, skala risiko siber terus meningkat. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)melaporkan adanya miliaran upaya serangan siber sepanjang tahun 2025 saja, yang mencerminkan frekuensi dan kecanggihan ancaman yang semakin tinggi, yang dihadapi oleh berbagai organisasi.
Untuk itu, Commvault menggelar acara SHIFT, di Jakarta, mempertemukan pelanggan dan mitra untuk menggali bagaimana organisasi dapat memperkuat ketahanan siber mereka di tengah meningkatnya ancaman siber dan percepatan adopsi AI.
Baca Juga:
Perbanas Kaji Kembangkan Asuransi SiberAcara ini menandai forum SHIFT pertama Commvault di Indonesia, sekaligus menjadi wadah bagi para pemimpin enterprise untuk membahas kompleksitas yang kian meningkat tajam dalam melindungi, mengelola, serta memulihkan lingkungan digital di berbagai infrastruktur hybrid dan multi-cloud. Fokus utama SHIFT Jakarta adalah meningkatnya kebutuhan akan pemulihan siber dan validasi.
“Dengan serangan siber yang kini dirancang untuk tetap tidak terdeteksi dan menyebar ke berbagai sistem, organisasi menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk memulihkan data yang telah terkompromi,” kata Martin Creighan, Vice President Asia Pacific di Commvault daalam keterangannya di Jakarta, baru-baru ini
Commvault,kata dia, membantu mengidentifikasi titik pemulihan yang tepercaya serta memulihkan lingkungan secara menyeluruh, sehingga sistem yang telah dipulihkan dapat diandalkan kembali untuk digunakan dalam lingkungan produksi.
Perubahan ini mencerminkan pergeseran prioritas yang lebih luas, dari sekadar memulihkan dengan cepat menjadi “memulihkan dengan benar. Identitas sebagai Layer yang Sangat Krusial dalam Ketahanan
Peran identitas juga menjadi sorotan penting. Seiring dengan semakin luasnya pengadopsian AI di berbagai organisasi, identitas manusia dan mesin pun meningkat pesat jumlahnya, sehingga memperluas area permukaan serangan (attack surface) dan membuka celah bagi serangan baru.
Pendekatan terintegrasi dari Commvault memungkinkan organisasi untuk memantau sistem identitas, mendeteksi perubahan yang tidak sah, serta memulihkan identitas yang tepercaya setelah insiden, sehingga memastikan bahwa pemulihan tidak hanya mencakup data tetapi juga sistem yang mengontrol akses.
Risiko Siber Meningkat
Ekonomi digital Indonesia terus tumbuh pesat, lanjut dia, namun risiko siber juga ikut meningkat. Organisasi kini semakin menghadapi tantangan akibat penggunaan tools yang terfragmentasi serta pendekatan yang terpisah-pisah dalam perlindungan data, keamanan identitas, serta proses pemulihan, terutama di lingkungan terdistribusi dengan visibilitas dan koordinasi yang terbatas.
“Perusahaan di Indonesia saat ini menghadapi badai yang besar: ancaman siber yang tiada henti, diperparah oleh AI; serangan terhadap sistem identitas; serta tantangan pemulihan yang berdampak pada pendapatan dan reputasi,” ujar Martin . “Saat ini, ketahanan bukan hanya soal perlindungan, tetapi tentang memastikan organisasi dapat pulih dengan kepastian dan menjaga kelangsungan bisnis dalam kondisi apa pun,” lanjutnya.
Dalam konteks tersebut, sambung dia, Commvault memperkenalkan platform Commvault Cloud Unity, yang mengintegrasikan inovasi dalam perlindungan data, pemulihan siber, ketahanan identitas, serta arsitektur cloud-native ke dalam satu platform terpadu.
Dibangun dengan kemampuan AI, platform ini dapat secara otomatis menemukan beban kerja (workload), mengklasifikasikan data, serta merekomendasikan kebijakan perlindungan, sehingga membantu tim mengelola ketahanan sistem secara luas di seluruh lingkungan hybrid.
Dengan menyelaraskan tata kelola, perlindungan, dan pemulihan dalam satu platform, organisasi memperoleh visibilitas yang lebih jelas serta kontrol yang lebih besar dalam merespons berbagai ancaman.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






