Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Minta Harga Sawit Berpihak ke Petani

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
18 Jun 2026 | 18:15 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto di Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Presiden Prabowo Subianto di Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto meminta harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani disesuaikan dengan kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia. Arahan tersebut diberikan agar petani sawit ikut menikmati manfaat dari penguatan harga komoditas global.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan presiden menegaskan kebijakan pemerintah harus berpihak kepada petani, khususnya petani plasma sawit.

“Bapak Presiden arahkan harus berpihak pada petani plasma sawit,” kata Amran usai menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT

Amran mengungkapkan, pemerintah menemukan anomali dalam pembentukan harga TBS di tingkat petani. Di tengah kenaikan harga CPO global dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat, harga TBS justru sempat mengalami penurunan. Menurut dia, kondisi tersebut perlu segera ditangani karena berdampak luas terhadap jutaan petani sawit di Indonesia.

“Penurunan harga sawit ini berdampak pada kurang lebih 15 juta petani. Dengan seluruh keluarganya (petani sawit) diperkirakan yang terdampak 30 juta,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pertanian telah mengumpulkan ratusan pelaku usaha sawit dari berbagai daerah untuk mendorong penyesuaian harga TBS sesuai perkembangan harga pasar.

Prabowo Minta Harga Sawit Berpihak ke Petani
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026). (B-Universe Photo/Celvin Moniaga Sipahutar)

Kementan juga telah mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo guna membantu pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang belum menyesuaikan harga pembelian TBS. Surat tersebut turut ditembuskan kepada jajaran kepolisian daerah dan direktorat reserse kriminal khusus di masing-masing wilayah.

Amran menjelaskan, dari sekitar 1.900 pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi, sebelumnya terdapat 274 perusahaan yang belum menyesuaikan harga TBS sesuai kenaikan harga CPO dunia. Namun setelah berbagai langkah penanganan dilakukan, mayoritas perusahaan telah melakukan penyesuaian.

“Yang masih belum ada kurang lebih 100 (perusahaan), kurang lebih 5-10%, 90% sudah kembali seperti semula,” ungkap Amran.

Ia optimistis pemulihan harga TBS di tingkat petani akan terus berlanjut dalam waktu dekat. Pemerintah juga berharap tata kelola industri sawit semakin membaik melalui peran BUMN ekspor, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Menurut Amran, skema ekspor satu pintu berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menutup celah kebocoran dalam rantai perdagangan komoditas sawit.

“Kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali dan insyaallah ke depan dengan (BUMN ekspor) satu pintu ini, harga TBS ke depan lebih baik,” pungkas Amran.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia