Ada Aksi Jual Emas Bernilai Besar
JAKARTA, investor.id - Bank sentral kembali melakukan aksi jual emas yang disimpan sebagai cadangan aset.
Dikutip dari Mining.com, Minggu (21/2/2026), Bank Sentral Rusia dikabarkan kembali menjual cadangan emasnya pada Januari 2026, sebagai salah satu langkah memanfaatkan lonjakan harga emas ke rekor tertinggi.
Kepemilikan emas batangan Rusia kini menurun sebesar 300.000 ons menjadi 74,5 juta ons, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Bank Sentral Rusia. Penjualan tersebut menandai pelepasan pertama cadangan emas Rusia sejak Oktober 2025.
Penjualan emas tersebut diperkirakan akan menghasilkan keuntungan besar sekitar US$ 1,4 miliar, jika ditransaksikan pada harga pasar saat ini.
Dilaporkan, Bank Sentral Rusia mulai menggunakan emas batangannya tahun lalu sebagai bagian dari operasi yang terkait dengan penjualan aset Dana Kesejahteraan Nasional oleh Kementerian Keuangan negara itu.
Dalam dua bulan pertama tahun 2025, Rusia mengeluarkan dana 419 miliar rubel (US$ 5,5 miliar) dari dana tersebut, menjual emas dan mata uang asing untuk mengimbangi penurunan pendapatan minyak dan gas di tengah defisit anggaran yang meningkat.
Terlepas dari penjualan tersebut, nilai cadangan emas Rusia naik 23% pada Januari 2026 menjadi US$ 402,7 miliar, didorong oleh kenaikan harga.
Baca Juga:
Harga Emas Bisa Tembus Batas AtasDiketahui, sejak pecahnya konflik Rusia-Ukraina pada tahun 2022 peningkatan nilai emas telah memberikan keuntungan besar yang sebanding dengan aset mata uang asing Rusia yang dibekukan di Eropa.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






