Arah Harga Emas setelah Drama Tarif Dagang AS
JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia diprediksi bergerak beragam, dengan kecenderungan menguat, menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terhadap kebijakan tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump.
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksi harga emas dunia berpeluang menguat dengan melampaui US$ 5.150 per troy ons, setelah Mahkamah Agung AS dengan suara 6 banding 3 memutuskan bahwa Presiden Donald Trump tidak memiliki wewenang untuk menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional terkait pengenaan tarif dagang kepada negara-negara mitra.
"Kalau harga emas dunia naik, resisten pertama di US$ 5.178 per troy ons. Kemungkinan terjadi di hari Senin (23/2)," ungkap Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Senin (23/2/2026).
"Kemudian sampai hari Jumat dan Sabtu, jika harga emas kembali naik, maka resisten kedua di US$ 5.263," bebernya.
Namun, Ibrahim juga tidak menutup kemungkinan terjadinya koreksi pada harga emas dunia.
Dia memprediksi support pertama harga emas di US$ 5.045 per troy ons jika mengalami penurunan dan support kedua di US$ 4.953 per troy ons jika kembali melemah.
Baca Juga:
Harga Emas Bersiap Masuk Babak BaruDipantau dari laman Kitco, harga emas terlihat menguat 2,22% ke level US$ 5.105 per troy ons pada Minggu malam (22/2) waktu AS.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






