Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Melonjak, Sentuh Tertinggi 3 Pekan

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2026 | 10:35 WIB
BAGIKAN
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Sakchai Lalit)
ilustrasi emas. (Foto: AP/ Sakchai Lalit)

JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan pada perdagangan Senin (23/2/2026), didorong pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) setelah Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar tarif Presiden AS Donald Trump. Ketegangan antara AS dan Iran juga turut menopang permintaan aset safe haven.

Harga emas dunia hari ini melonjak 1,07% menjadi US$ 5.158,72 per ons troi saat berita ditulis, setelah sempat menanjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April melesat 1,97% ke US$ 5.180,91 per ons troi.

Dikutip dari Reuters, dolar AS melemah setelah pelaku pasar menilai putusan Mahkamah Agung yang membatalkan mayoritas tarif Trump sebagai sentimen positif bagi pertumbuhan global. Meski demikian, ketidakpastian kebijakan perdagangan dan risiko konflik di Timur Tengah membatasi pergerakan pasar.

Putusan pengadilan tersebut dinilai mengurangi kemampuan Trump untuk secara cepat mengancam maupun menerapkan tarif baru. Namun, ketidakpastian bagi mitra dagang dan pelaku usaha global belum sepenuhnya mereda.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer pada Minggu 922/2/2026) menyatakan, tidak ada negara yang telah mencapai kesepakatan dagang dengan AS berencana menarik diri pascaputusan tersebut.

Dari sisi fundamental, pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV tercatat melambat lebih dalam dari perkiraan. Belanja pemerintah mencatat penurunan terbesar sejak 1972 akibat penutupan pemerintahan tahun lalu. Meski begitu, belanja konsumen dan dunia usaha tetap solid, menunjukkan ketahanan ekonomi.

Pemangkasan The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 40 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 51 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 2 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia