Jumat, 15 Mei 2026

Siloam Hospital Dorong Kesadaran Deteksi Risiko Kanker Sejak Dini

Penulis : Ichsan Ali/Mario
26 Nov 2022 | 14:05 WIB
BAGIKAN
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dengan National Cancer Centre Singapore (NCCS) SingHealth di Conference Room, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Sabtu (26/11/2022).
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara MRCCC Siloam Hospitals Semanggi dengan National Cancer Centre Singapore (NCCS) SingHealth di Conference Room, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Sabtu (26/11/2022).

JAKARTA, investor.id - Risiko kanker bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Karena itu penting bagi setiap orang untuk melakukan deteksi dini atas risiko tersebut. 

Hal itu ditegaskan Hospital Director MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Adityawati Ganggaiswari.  "Deteksi dini  penting  karena kerap ditemukan pasien kanker telah menunjukkan stadium tinggi saat ke rumah sakit," tegas  dr. Adityawati Ganggaiswar,  usai penandatangan perjanjian kerja sama dengan National Cancer Centre Singapore (NCCS) SingHealth di Conference Room, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Sabtu (26/11/2022).

Adityawati menekankan, pentingnya screening dan early detection untuk menjadi program kesehatan pemerintah. Ia membandingkan dengan negara tetangga, Singapura, yang  telah sangat maju  dalam hal deteksi  dini penyakit kanker.

"Singapura negara yang sudah jauh lebih maju, screening dan early detection sudah berjalan. Tapi di Indonesia itu belum menjadi program, even program pemerintah belum. Sehingga kasus-kasus di Indonesia itu banyak ditemukan sudah stadium yang lebih tinggi," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, sangat bijak bila setiap orang bisa mendeteksi risiko kanker  sejak stadium awal. Dengan demikian, proses pengobatan bisa berjalan dengan baik,  sebab kanker punya sifat untuk kambuh kembali. 

Hal senada juga diungkapkan, CEO National Cancer Centre Singapore, William Hwang.  Menurutnya, deteksi dini kanker melalui skrining  sangat penting. "Skrining kanker merupakan suatu hal yang penting, misalnya kanker payudara saat deteksi dini melalui skrining keberhasilannya sekitar 90 persen. Jika tanpa skrining atau telat maka keberhasilannya hanya 60 persen," ungkap Hwang.

Pada kesempatan yang sama, Deputy President Director Siloam Hospitals, Caroline Riady mengatakan, penandatangan perjanjian kerja sama  dengan National Cancer Centre Singapore (NCCS) SingHealth  bertujuan memajukan perkembangan studi onkologi antar kedua negara. Seperti diketahui, MRCCC Siloam Hospitals merupakan salah satu unit usaha dari PT Siloam International Hospital Tbk (SILO). 

"Dengan perkembangan yang luar biasa di bidang onkologi ini kami merasa bahwa kalau MRCCC akan mengikuti perkembangan di bidang onkologi, memberikan terapi dan manajemen di bidang onkologi yang terbaik. Kami harus berpartner dengan yang lebih canggih lagi yaitu NCCS," ungkap Caroline.

National Cancer Centre Singapore (NCCS) SingHealth telah memiliki pengalaman dan reputasi untuk perkembangan di bidang onkologi. "Mereka pun akan mengirimkan tim dari Singapura untuk belajar ke kita juga, jadi cross. Karena di Indonesia ini kan kasusnya banyak, jadi itu kasus yang NCCS butuhkan untuk bisa belajar dari Indonesia. Jadi hebat ya kita belajar dari Singapura, Singapura juga belajar dari Indonesia," jelas Caroline.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia