MD Pictures (FILM) Rights Issue dan Cari Utang Rp 4,5 Triliun, buat Akuisisi Net TV?
JAKARTA, Investor.id - PT MD Pictures Tbk (FILM) berniat mencari dana US$ 300 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun dalam dua tahun ke depan. Tahap awal, perusahaan film yang disokong Tencent ini berniat mencari dana US$ 150 juta lewat rights issue dan utang hingga enam bulan mendatang.
Berdasarkan laporan Nikkei Asia, dikutip Jumat (16/6/2023), perseroan akan melepas 20% saham via rights issue. Hal itu ditegaskan CEO MD Pictures Manoj Punjabi kepada Deal Street Asia.
Sebelumnya, beredar rumor MD Pictures bakal mencapol PT Net Visi Media Tbk (NETV), menyusul rencana rights issue perseroan.
Akan tetapi, MD Pictures sempat memberikan klarifikasi terkait rumor tersebut dalam keterbukaan informasi tertanggal 8 Juni.
Sekretaris Perusahaan MD Pictures Fidela Hasworini menyatakan bahwa perseroan tidak pernah menyampaikan pernyataan resmi terkait hal itu kepada media massa.
"Perseroan hanya akan menyampaikan keterangan resmi perusahaan melalui website Bursa Efek Indonesia, website perseroan, dan pernyataan langsung dari manajemen perseroan," imbuhnya.
Merujuk data RTI, market cap Net TV mencapai Rp 3,96 triliun, sedangkan MD Pictures sangat besar, Rp 30 triliun. MF Global Investment memegang 50,5% saham MD Pictures, Manoj Punjabi 22,2%, Morgan Stanley and Co International Plc-Client AC 14,6%, dan publik 12,6%.
Di sisi lain, MD Pictures bakal merilis banyak film berkualitas di 2023. Selain itu, perseroan akan terus menggarap seri digital yang ditujukan untuk beberapa over the top (OTT) platform.
Manoj Punjabi mengatakan, perseroan on-track dengan strategi membuat film-film bioskop yang berkualitas tinggi dan diminati penonton. “Setiap kuartal akan ada 1-2 film layar lebar yang akan menjadi ‘jagoan’,” ungkap Manoj dalam keterangan pers, Sabtu (10/6/2023).
Pada 19 April 2023, MD Pictures telah merilis film terbarunya berjudul Sewu Dino yang hingga saat ini mampu meraih lebih dari 4,8 juta penonton. Dengan dirilisnya Sewu Dino, FILM kembali menduduki posisi teratas box office 2023 dan masih terus bertambah.
“Adapun dari segi digital, kami memiliki relasi yang sangat baik dengan berbagai OTT platform,” papar Manoj.
Perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan digital di kuartal I-2023 sebesar 440,5% menjadi Rp 32,7 miliar dari Rp 6 miliar. Laba bersih di kuartal I-2023 mencapai Rp 2,8 miliar.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






