Sabtu, 4 April 2026

Satu Perusahaan Teknologi Menguap dari Pipeline IPO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Feb 2026 | 11:31 WIB
BAGIKAN
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Dok. B-Universe Photo)
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (Dok. B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 8 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham melalui initial public offering (IPO) per 20 Februari 2026.

Itu terdiri dari 5 perusahaan beraset skala besar di atas Rp 250 miliar dan 3 perusahaan beraset menengah antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar.

“Hingga saat ini, terdapat 8 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada media dikutip Senin (23/2/2026).

Advertisement

Namun dalam rincian sektornya di data terbaru, tak terdapat perusahaan dari sektor teknologi yang masuk dalam pipeline IPO. Padahal, di data sebelumnya per 15 Januari 2026, tercatat ada satu perusahaan dari sektor teknologi yang masuk pipeline IPO saat itu.

Adapun secara detail, 8 perusahaan yang masuk dalam pipeline IPO per 20 Februari 2026, yakni terdiri dari 2 perusahaan dari sektor basic materials, 1 perusahaan consumer non-cylicals, 1 perusahaan energi, 2 perusahaan sektor finansial, 1 perusahaan sektor industrials, serta 1 perusahaan transportasi dan logistik.

Sebelumnya, pasar sempat diramaikan rumor aksi korporasi berikutnya dari Grup Emtek (EMTK), yakni terkait rencana IPO platform over the top (OTT) Vidio pada 2026. Tapi sampai saat ini, belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai rumor tersebut.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 13 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 43 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 54 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia