Satu Perusahaan Teknologi Menguap dari Pipeline IPO
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 8 perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham melalui initial public offering (IPO) per 20 Februari 2026.
Itu terdiri dari 5 perusahaan beraset skala besar di atas Rp 250 miliar dan 3 perusahaan beraset menengah antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar.
“Hingga saat ini, terdapat 8 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada media dikutip Senin (23/2/2026).
Namun dalam rincian sektornya di data terbaru, tak terdapat perusahaan dari sektor teknologi yang masuk dalam pipeline IPO. Padahal, di data sebelumnya per 15 Januari 2026, tercatat ada satu perusahaan dari sektor teknologi yang masuk pipeline IPO saat itu.
Adapun secara detail, 8 perusahaan yang masuk dalam pipeline IPO per 20 Februari 2026, yakni terdiri dari 2 perusahaan dari sektor basic materials, 1 perusahaan consumer non-cylicals, 1 perusahaan energi, 2 perusahaan sektor finansial, 1 perusahaan sektor industrials, serta 1 perusahaan transportasi dan logistik.
Baca Juga:
Menuju IPO, DANA Fokus Matangkan ProdukSebelumnya, pasar sempat diramaikan rumor aksi korporasi berikutnya dari Grup Emtek (EMTK), yakni terkait rencana IPO platform over the top (OTT) Vidio pada 2026. Tapi sampai saat ini, belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai rumor tersebut.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






