Sabtu, 4 April 2026

Danantara Bertemu 12 CEO Global Beraset US$16 Triliun, Bahas Apa?

Penulis : Muawwan Daelami
23 Feb 2026 | 15:56 WIB
BAGIKAN
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani (tengah) bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir (kiri) dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/3/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani (tengah) bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir (kiri) dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria (kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/3/2025). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, investor.id – Danantara Indonesia bertemu dengan CEO dari 12 institusi investasi global yang secara kolektif mengelola lebih dari US$16 triliun aset lintas kelas meliputi real estate, media, hiburan, energi, infrastruktur, asuransi, private equity, dan infrastruktur digital.

Pertemuan yang berlangsung di acara Presidential Forum on Strategic Capital & Partnership di Washington, Amerika Serikat (AS), Jumat (20/2/2026) akhir pekan lalu, ini membahas kemitraan strategis permodalan dan memperdalam kolaborasi investasi jangka panjang dengan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Indonesia menyatakan komitmennya untuk menjaga iklim investasi yang stabil, kredibel, dan kondusif sebagai fondasi bagi kemitraan permodalan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi.

Advertisement

Beberapa institusi global yang berpartisipasi pada forum tersebut antara lain Global Infrastructure Partners (GIP), KKR, General Atlantic, Warburg Pincus, Related Companies & Fund Management (RFM), Oaktree, Kayne Anderson, Eldridge Industries, serta sejumlah investor global di sektor private markets dan real assets lainnya.

Strategi Investasi

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut, Indonesia memasuki fase penting transformasi ekonomi yang membutuhkan kemitraan strategis dan bukan sekadar arus masuk modal.

“Melalui Danantara Indonesia, kami memposisikan Indonesia sebagai mitra institusional yang kredibel, mampu melakukan co-investment, berkolaborasi, dan menciptakan nilai jangka panjang yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional,” ujar Rosan dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).

Investasi Danantara dilakukan dengan strategi memperkuat eksposur global melalui kemitraan dengan fund managers terkemuka untuk membangun portofolio tangguh dan terdiversifikasi (diversified).

Rosan meyakini, strategi tersebut akan memungkinkan Indonesia untuk dapat memperluas akses ke jaringan investasi global, teknologi, serta keahlian manajerial, sekaligus memastikan setiap investasi yang dialokasikan mendukung sektor prioritas, pengembangan industri, dan penciptaan nilai di dalam negeri.

Sektor Investasi Danantara, Media Masuk

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 26 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 36 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia