Jumat, 15 Mei 2026

KoinWorks Bidik Pembiayaan ke Merchant Ecommerce Naik Tiga Kali

Penulis : Prisma Ardianto
8 Jan 2021 | 04:28 WIB
BAGIKAN
Aplikasi finansial KoinWorks. ( Foto: Istimewa )
Aplikasi finansial KoinWorks. ( Foto: Istimewa )

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech p2p lending Koinworks melalui brand KoinP2P membidik penyaluran pembiayaan ke merchant e-commerce bisa naik tiga kali lipat sepanjang tahun 2021. Perseroan optimistis mencapai target tersebut seiring kebutuhan pemenuhan stok barang segmen tersebut.

CEO & Co Founder KoinWorks Benedicto Haryono mengatakan, perseroan berupaya turut serta untuk dapat memenuhi kebutuhan ratusan ribu merchant e-commerce melalui KoinP2P. Pihaknya pun percaya pembiayaan terhadap segmen tersebut dan segmen lainnya yang dilayani KoinP2P memiliki performa yang positif di tahun ini.

"Di tahun 2021 KoinWorks juga berencana untuk mengeratkan kerjasama dan menargetkan pertumbuhan penyaluran pinjaman kepada UKM merchant e-commerce hingga 3 kali lipat. Harapannya melalui penyaluran pendanaan tersebut, UKM Indonesia dapat lebih cepat dan leluasa dalam mengembangkan usahanya di tahun 2021 ini," ungkap dia lewat keterangan tertulis, Kamis (7/1).

KoinWorks Bidik Pembiayaan ke Merchant Ecommerce Naik Tiga Kali
Benedicto Haryono, Koinworks. Foto: UTHAN A RACHIM

Benedicto menerangkan, segmen peminjam dari merchant/online seller e-commerce merupakan salah satu spesialisasi KoinP2P. Sekitar 70% dari 172.000 borrowers merupakan UKM Digital di segmen tersebut. Walaupun memang secara porsi angka penyaluran, segmen itu mengambil sekitar 15% dari total penyaluran. Karena nominal pinjaman yang diajukan biasanya lebih kecil dibandingkan dengan segmen kategori UKM atau bisnis skala besar.

"Angka tersebut tentunya masih dapat membuktikan bagaimana bahkan di masa pandemi, UKM segmen e-commerce masih dapat memperoleh alternatif pendanaan yang mudah melalui pendanaan KoinBisnis di platform KoinWorks," ucap dia.

Dia mengemukakan, sehatnya performa UKM di segmen e-commerce juga dapat dilihat dari peningkatan permintaan pinjaman yang selalu tercatat naik hingga 52% setiap mendekati tanggal-tanggal perayaan atau big campaign tertentu, seperti harbolnas. Hal itu khususnya untuk memenuhi kebutuhan bisnis UKM seperti keperluan stok barang.

Benedicto menuturkan, KoinWorks melalui KoinP2P menjalin kerjasama penyaluran pembiayaan kepada merchant/online seller dari puluhan e-commerce besar & skala yang lebih kecil di Indonesia.

KoinWorks memanfaatkan sistem credit scoring yang mengkombinasikan antara proses penilaian kredit perbankan tradisional dengan data digital footprint dari setiap calon borrowers dari seller e-commerce, untuk menghasilkan penilaian kredit yang sesuai serta menjaga kualitas pinjaman untuk didanai oleh ratusan ribu pendana retail & institusi.

Selain itu, KoinWorks juga telah terhubung ke berbagai ekosistem UKM tempat data transaksi berasal. Misalnya platform e-commerce, POS system, payment gateway, accounting software, logistic, dan national credit risk assessment platform untuk data penilaian kredit dari UKM calon peminjam.

Digitalisasi UKM
Sementara itu, Benedicto menyampaikan, digitalisasi UKM telah banyak menjadi pembahasan terutama terkait manfaatnya untuk memberikan ketahanan bisnis bagi pelaku UKM di kondisi krisis akibat pandemi Covid-19.

Pasalnya dengan melakukan inovasi seperti pemanfaatan teknologi digital, beberapa UKM diketahui tidak hanya dapat mempertahankan bisnisnya, tetapi bahkan juga dapat meningkatkan ekspansi pasar atau skala bisnisnya.

Di tahun 2021, pemerintah melalui Kementerian Koperasi & UKM turut melihat hal serupa. Digitalisasi dengan memanfaatkan ragam layanan yang ditawarkan oleh berbagai platform digital untuk komunitas UKM dipercaya menjadi kunci ketahanan UKM nasional.

ADVERTISEMENT

"Sejalan dengan anjuran pemerintah tersebut, KoinWorks sebagai platform Super Financial App yang menawarkan ragam produk finansial untuk kebutuhan personal & bisnis berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan digital bagi UKM serta mengeratkan kerjasama dengan platform digital yang fokus pada pemberdayaan UKM, seperti platform e-commerce untuk dapat menghadirkan layanan yang terintegrasi, contactless & seamless bagi pelaku UKM Digital di Indonesia," papar Benedicto.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 21 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia