Kamis, 14 Mei 2026

Kembangkan Bisnis Digital, Bank Sinarmas UUS Gandeng ITB-AD dan Sadigi

Penulis : Aris Cahyadi
12 Jan 2022 | 22:31 WIB
BAGIKAN
Kembangkan Bisnis Digital, Bank Sinarmas UUS Gandeng ITB-AD dan Sadigi
Kembangkan Bisnis Digital, Bank Sinarmas UUS Gandeng ITB-AD dan Sadigi

JAKARTA, investor.id – Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah (UUS) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta dan PT Surya Ahda Digital (Sadigi) terkait pengembangan bisnis di bidang pendidikan dan teknologi digital yang terus tumbuh dan berkembang di era revolusi teknologi saat ini.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung Direktur Utama PT Bank Sinarmas Frenky Tirtowijoyo dan Direktur Bank Sinarmas UUS Halim. Sedangkan dari pihak ITB Ahmad Dahlan Jakarta diwakili langsung oleh Rektor Dr. Mukhaer Pakkanna dan Sadigi diwakili Direktur Utama Setiawan Budi Darsono, disaksikan oleh jajaran manajemen dari masing-masing pihak.

“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan Bank Sinarmas Unit Usaha Syariah dapat bekerja sama dengan ITB Ahmad Dahlan lebih lanjut dalam menjual produk pendanaan dan pembiayaan syariah serta jasa lainnya kepada Civitas Akademika di lingkungan ITB Ahmad Dahlan dan lingkungan komunitas Muhammadiyah seluruh Indonesia," ujar Frenky dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/1).

Dalam kaitan penyaluran pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat) Bank Sinarmas UUS, maka ITB Ahmad Dahlan menunjuk PT AHDA Internasional Indonesia sebagai salah satu anak usaha ITB-AD yang akan menjadi agregator kerjasama penyaluran untuk mendukung Program Biaya Kuliah Mahasiswa S1, S2 dan S3. Program ini juga akan membantu sosialisasi program KUR tersebut ke AUM-AUM terutama ke Perguruan Tinggi Muhammadiyah lainnya, yang mana metode digital sistemnya melalui Sadigi.

ADVERTISEMENT

Selain Bank Sinarmas, proses jalinan kerjasama Group Sinarmas melalui ITB Ahmad Dahlan dan PT Sadigi juga sedang dilakukan oleh Asuransi Sinarmas dan Smartfren. Disepakati oleh masing-masing pihak untuk adanya realisasi kerjasama dalam waktu dekat, sehingga akan segera dibentuk Task Force Team untuk menyusun skala prioritas dan teknis lebih lanjut.

“Diharapkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut menjadi pintu gerbang Kerjasama yang lebih luas antara Sinarmas Group dengan Amal Usaha Muhammadiyah lainnya,” ujar dia.

ITB Ahmad Dahlan Jakarta adalah salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang bergerak di bidang Pendidikan Tinggi yang fokus pada pengembangan pendidikan bisnis, ekonomi, dan teknologi.

Sementara Sadigi adalah perusahaan milik Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) Jakarta yang fokus pada pengembangan ekosistem digital untuk memenuhi kebutuhan internal AUM Muhammadiyah dan juga captive market lainnya seperti desa-desa di seluruh Indonesia.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 59 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia