BSI CatatLaba BersihRp 3,03 Triliun di 2021
JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencetak kinerja positif di tahun 2021. Hal ini ditandai dengan di antaranya pertumbuhan aset dan laba bersih.
Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, aset perusahaan meningkat 10,73% secara tahunan dari Rp 259,58 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 265,29 triliun pada Desember 2021.
“Laba bersih BSI pada akhir tahun 2021 mencapai Rp 3,03 triliun. Angka ini adalah angka pertumbuhan sebesar 38,42% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020,” ungkap Hery dalam paparan kinerja triwulan IV 2021 BSI secara virtual, Rabu (2/2).
Pada Desember 2020 lalu, laba bersih BSI berada di angka Rp 2,19 triliun. Tercatat pembiayaan BSI pada Desember 2021 sebesar Rp 171,29 triliun, naik 9,23 persen secara tahunan. Dana pihak ketiga tumbuh 11,12% secara tahunan menjadi Rp 233,25 triliun.
“Zakat di akhir tahun 2021 mencapai Rp 102 miliar, ikut tumbuh juga sejalan dengan pertumbuhan laba. Di sisi kualitas, NPF net (non performing financing net) membaik menjadi 0,87% di Desember 2021,” ungkap Hery.
Dirinya menambahkan, “meski di tengah kondisi yang cukup challenging (menantang), BSI menunjukkan kinerja yang solid.”
Di konferensi pers tersebut, disebutkan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 4,6% hingga 5,16% di tahun 2022. Hery memperkirakan dana pihak ketiga akan mencapai sekitar 8%.
“Pembiayaan perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh 7 sampai 7,5%,” ungkap Hery.
Dirinya menambahkan, beberapa sektor prioritas BSI di tahun 2022 meliputi infrastruktur, energi dan non-energi, kesehatan, pendidikan, pangan, serta teknologi informasi dan komunikasi.
Hery juga membahas rencana ekspansi BSI ke Dubai, Uni Emirat Arab. Kantor BSI di Dubai ini diperkirakan akan beroperasi pada kuartal I 2022.
Sebagaimana diketahui, BSI merupakan hasil merger dari tiga bank syariah BUMN, yakni BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah.
Editor: Jayanty Nada Shofa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




