Jumat, 15 Mei 2026

Melalui Program Financial Ecosystem, BNI (BBNI) Perkuat Kerjasama dengan Ditjen Diktiristek

Penulis : Lona Olavia
3 Aug 2022 | 21:00 WIB
BAGIKAN
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (tengah), Plt. Direktur Jendral Dikti Ristek Prof. Nizam (kiri), dan Plt. Sekertaris Direktorat Jenderal Diktiristek Prof. TjitTjik Sri Tjahjandarie (kanan) usai Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), BNI dan Ditjen Dikti Ristek terkait dengan Kick Off Dikti Ristek Financial Ecosystem, Rabu (3/8/2022).
Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (tengah), Plt. Direktur Jendral Dikti Ristek Prof. Nizam (kiri), dan Plt. Sekertaris Direktorat Jenderal Diktiristek Prof. TjitTjik Sri Tjahjandarie (kanan) usai Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), BNI dan Ditjen Dikti Ristek terkait dengan Kick Off Dikti Ristek Financial Ecosystem, Rabu (3/8/2022).

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus memperkuat program Financial Ecosystem Campus dalam upaya penyediaan pelayanan lengkap berbasis digital bagi ekosistem kelembagaan dan perguruan tinggi. Hal ini diharapkan pula dapat mendorong literasi keuangan digital yang berkorelasi positif pada kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas.

BNI dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) melakukan Kick Off Dikti Ristek Financial Ecosystem dengan melakukan penandatanganan kerjasama peningkatan sumber daya manusia melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan penyelenggaraan ekosistem keuangan.

Kerja sama ini dihadiri langsung oleh Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto dengan Plt. Direktur Jendral Dikti Ristek Prof. Nizam, Plt. Sekertaris Direktorat Jenderal Diktiristek TjitTjik Sri Tjahjandarie, Direktur Sumber Daya Mohammad Sofwan Effendi di Jakarta, Rabu (3/8/2022).

ADVERTISEMENT

Selain penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), BNI dan Ditjen Dikti Ristek melakukan integrasi sistem keuangan melalui Cash Management Ditjen Dikti & Dit Sumberdaya, Restrukturisasi Virtual Account (VA), Penyaluran Tunjangan Kinerja Pegawai, Kredit Konsumer Pegawai, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat Kampus Merdeka, Praktisi Mengajar dan BNI Edupreneur Program Kewirausahaan.

Sis Apik mengatakan perseroan terus membuka peluang kerja sama dengan banyak lembaga pendidikan. Selain karena ingin memberikan layanan keuangan yang lebih solutif, BNI memiliki obligasi yang besar pula dalam berperan aktif dalam peningkatan literasi keuangan digital generasi muda di perguruan tinggi.

“Dengan sinergi ini, kami harap dapat ikut dapat aktif dalam peningkatan sumber daya manusia melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka. BNI akan terus berupaya meningkatkan layanandalam penyediaan solusi keuangan yang terintegrasi berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan ekosistem keuangan kelembagaan dan perguruan tinggi,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (3/8/2022).

Sis Apik menuturkan sinergi dengan Kemdikbud Ristek sejauh ini telah meliputi beberapa layanan transaksional baik bagi pegawai, maupun civitas akademika. BNI telah menjadi salah satu bank paling kuat dalam pengelolaan rekening operasional, produk giro, cash management, penyaluran tunjangan guru, serta penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Program Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah)

“Tentunya dengan adanya Program Financial Ecosystem Diktiristek yang dilakukan penandatanganannya pada hari ini menjadi pelengkap bagi solusi dan program yang telah diberikan BNI selama ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sis Apik mengutarakan bahwa sinergi kelembagaan ini juga merupakan salah satu semangat BNI untuk menjadi transaction banking dan meningkatkan rasio dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang pada menunjang pembiayaan kompetitif di masa pemulihan ekonomi nasional. 

“Terlebih, perguruan tinggi juga tentunya membutuhkan berbagai jenis produk pembiayaan kompetitif yang mana kami yakin mampu memfasilitasi kebutuhan tersebut guna terus meningkatkan kualitas dari sektor pendidikan di Tanah Air,” imbuhnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia