Jumat, 15 Mei 2026

J Trust Bank (BCIC) Mulai Bukukan Laba Bersih

Penulis : Lona Olavia
16 Aug 2022 | 09:34 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC). (Foto: Perseroan)
Ilustrasi PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) merilis laporan keuangan triwulan Juni 2022 di mana perseroan pada periode ini mampu meraih laba bersih sebesar Rp 15,72 miliar dibandingkan rugi bersih Rp 295,53 miliar.

Dalam keterangan resmi, Selasa (16/8/2022) manajemen BCIC menuturkan bahwa hal ini terutama didorong oleh pertumbuhan kredit bruto sebesar 52,57% menjadi Rp 15,28 triliun serta pertumbuhan simpanan nasabah sebesar 26,57% menjadi Rp 20,18 triliun pada posisi bulan Juni 2022 dibandingkan Desember 2021.

Peningkatan kinerja bank tersebut terjadi seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian nasional. Ekspansi kredit secara selektif yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pertumbuhan dana pihak ketiga terutama dana murah, mendorong peningkatan pendapatan bunga sebesar 52,22% menjadi Rp 723,66 miliar serta penurunan beban bunga sebesar 3,29% menjadi Rp 450,03 miliar.

ADVERTISEMENT

Posisi permodalan bank posisi bulan Juni 2022 tetap kuat di mana modal inti perseroan tercatat sebesar Rp2,15 triliun atau di atas ketentuan modal inti minimum Rp 2 triliun. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank tercatat sebesar 12,18% sedangkan Rasio Kecukupan Likuiditas Bank tercatat sebesar 144,01% di bulan Juni 2022.

Bank terus menggalang kerja sama dengan para pelaku usaha dengan reputasi yang baik di beberapa sektor yang dinilai prospektif seperti properti, supplier alat berat, multifinance dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Selaras dengan hal tersebut, tahun 2022 J Trust Bank  terus memfokuskan penyaluran kredit melalui segmen Corporate Banking, Commercial & Small Medium Enterprise, dan Business Linkage dimana saat ini menjadi andalan kenaikan aset kredit Bank.

"Dengan kondisi fundamental yang kuat, hal ini akan mendukung bank dalam menghadapi ketidakpastian serta memanfaatkan peluang pertumbuhan bisnis untuk terus meningkatkan kinerja yang semakin baik ke depannya," tulis manajemen.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia