Jumat, 15 Mei 2026

Akuntan Publik Perlu Merespons Dampak Perubahan Iklim dan Perluas Jaringan

Penulis : Euis Rita Hartati
18 Des 2022 | 22:15 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum IAPI Hendang Tanusdjaja saat opening speech di Konferensi IAPI 2022
Ketua Umum IAPI Hendang Tanusdjaja saat opening speech di Konferensi IAPI 2022

JAKARTA, investor.id - Tak hanya dari aspek bisnis dan ekonomi, dalam menjalankan profesinya, Akuntan Publik kini dituntut harus mampu memahami mengenai perubahan iklim sebagai fenomena global yang tak dapat dihindari. Dengan begitu, mereka diharapkan dapat merespons dampak perubahan iklim secara memadai dalam melakukan audit atas laporan keuangan.

”Profesi akuntan publik memiliki peran penting dalam memitigasi dan beradaptasi terhadap perubahan iklim,” kata Ketua Umum Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) Hendang Tanusdjaja.

Hal itu disampaikan Hendang saat membuka acara Konferensi IAPI 2022 bertajuk ”Transformasi Profesi Akuntan Publik Melalui Organisasi Audit Indonesia (OAI) dan Merespons Perubahan Iklim/Sustainability untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik” yang diselenggarakan pada (16/12) secara hybrid di Jakarta. Turut hadir perwakilan Kementerian Keuangan, di antaranya Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Bambang Karuliawasto dan Plt. Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Muhammad Sigit.

Hendang menegaskan, perlunya sinergi dan kerja sama oleh semua pihak untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim. Sebab, akuntan publik tidak dapat melakukannya sendirian.

ADVERTISEMENT

”Manajemen perusahaan juga diharapkan mulai mempertimbangkan dampak risiko perubahan iklim terhadap penilaian serta pengungkapan dalam laporan keuangannya dan auditor mempertimbangkan risiko yang terkait dengan iklim dalam mengaudit laporan keuangan,” ujar Hendang.

Dalam memberikan jasa auditnya, lanjut Hendang, akuntan publik diharapkan mempertimbangkan implikasi dari hal-hal yang berhubungan dengan risiko perubahan iklim, termasuk penilaian risikonya, sebagai bagian dari pekerjaan mereka dalam melakukan audit atas laporan keuangan.

Pada Konferensi IAPI 2022 tersebut, Hendang juga menyampaikan perkembangan profesi akuntan publik dan Kantor Akuntan Publik (KAP) serta Laporan Audit Independen yang berkualitas, khususnya pada KAP yang masuk dalam kategori small and medium practices/SMPs. Hendang mengajak KAP agar dapat bekerja sama dengan KAP lainnya untuk membentuk suatu jaringan yang disebut Organisasi Audit Indonesia (OAI).

”Dengan adanya OAI, jaringan kerja sama antar-KAP di Indonesia akan berjalan dan anggota OAI dapat memberikan jasa secara bersama-sama dengan menggunakan sumber daya KAP lain yang merupakan anggota OAI yang sama di mana KAP tersebut tergabung,” tutur Hendang.

Menurut Hendang, jaringan OAI dapat membangun sinergi yang kuat. Dengan demikian, mereka (KAP) bisa bergerak bersama dan menyatukan sumber daya yang ada, misalnya dalam digitalisasi operasional dan strategi pemasaran, peluang, serta kerja sama untuk terus berkembang dan berkualitas.

Dalam gelaran tersebut juga dilakukan Signing Ceremony antara IAPI dan CPA Australia sebagai bentuk kerja sama lebih lanjut dalam peningkatan kompetensi profesi akuntan publik di tingkat regional. Kemudian, dilanjutkan pemberian plakat apresiasi kepada Isnaeni Achdiat, seorang akuntan profesional, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya menciptakan Hymne IAPI. Hymne ini diharapkan dapat terus menjadi pengingat bagi profesi akuntan publik untuk senantiasa independen, berintegritas, dan profesional terpercaya.

Selepas seremonial, peserta dapat mengikuti salah satu topik dalam konferensi, di antaranya Transformasi KAP/Perluasan Jaringan KAP Melalui OAI dan Accounting and Audit Consideration of Climate-Related Risks yang diselenggarakan secara secara tatap muka maupun online.

Editor: Euis Rita Hartati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 42 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 46 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia