Jumat, 15 Mei 2026

BRI Group Akselerasi Pembiayaan Kendaraan Listrik

Penulis : Prisma Ardianto
19 Mar 2023 | 20:18 WIB
BAGIKAN
BRI Finance. (Foto Ilustrasi: Perseroan)
BRI Finance. (Foto Ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance), bagian dari BRI Group, terus mengakselerasi bisnis pembiayaan kendaraan listrik melalui pendekatan kolaborasi. Dalam strateginya, perusahaan siap menyalurkan pembiayaan dengan skema business to business (B2B) maupun business to consumer (B2C).

Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah menjelaskan, inisiatif tersebut dalam rangka memperluas penetrasi pembiayaan perusahaan. Selain itu, langkah ini merupakan komitmen sebagai anak usaha BRI mendukung program akselerasi penggunaan kendaraan listrik yang dicanangkan pemerintah.

"Sebagai bagian dari BRI Group, ini menjadi komitmen dan dukungan nyata BRI Group dalam melakukan percepatan ekosistem kendaraan listrik guna mewujudkan aspirasi pemerintah yaitu net zero emission pada 2060, baik melalui pembiayaan untuk B2B maupun skema B2C," ujar Azizah dalam keterangannya, Minggu (19/3/2023).

ADVERTISEMENT

Dia bilang, komitmen BRI Group dalam mendukung program bantuan pemerintah dalam kepemilikan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) bagi masyarakat ditandai dengan sinergi PLN dengan Himbara. Sinergi itu disampaikan dalam Konferensi Pers Dukungan Pengembangan Ekosistem KBLBB, pada Jumat (10/3/2023).

Selanjutnya, BRI melalui BRI Finance juga akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Dalam hal ini, kolaborasi menjadikan skema pembiayaan kendaraan listrik sebagai salah satu alternatif pembiayaan di platform marketplace yang telah dibangun oleh PLN di PLN Mobile.

Sementara untuk skema pembiayaan B2B, BRI memiliki skema B2B kepada perusahaan manufaktur yang memproduksi mobil atau sepeda motor listrik. Adapun untuk skema B2C, BRI Group memiliki tiga jenis skema pembiayaan yang dapat diakses nasabah untuk membeli kendaraan listrik.

Pertama, kata Azizah, karyawan yang memiliki penghasilan tetap dapat mengajukan pembiayaan untuk pembelian kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Penawaran yang diajukan pun dapat akan diikuti suku bunga kompetitif, bebas biaya administrasi dan provisi.

Kedua, program pembiayaan kredit kepemilikan kendaraan bermotor dengan uang muka (down payment/DP) mulai 0%, termasuk tingkat bunga yang kompetitif. Serta ketiga pembelian sepeda motor listrik menggunakan kartu kredit dan bisa dicicil.

Lebih lanjut, Azizah pun mengatakan bahwa BRI Finance telah memiliki dan memasarkan beberapa produk pembiayaan kendaraan listrik sejak tahun lalu. Salah satunya pembiayaan kepada instansi-instansi yang membutuhkan pembiayaan dan pengadaan kendaraan listrik, baik mobil maupun kendaraan roda dua.

Upaya strategis dari BRI Finance itu mengacu pada pertumbuhan kendaraan listrik yang terus meningkat. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat di tahun 2022 lalu penjualan mobil listrik berbasis baterai mencapai 10.327 unit, tumbuh sekitar 1.400% dari tahun 2021 yang hanya 687 unit.

Sementara itu, untuk melihat perkembangan pasar sepeda motor listrik bisa mengacu pada Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Terdapat sekitar 35.000 unit lebih sepeda motor listrik sudah digunakan masyarakat hingga akhir tahun 2022.

Menurut Azizah, tren penjualan kendaraan listrik berbasis baterai akan kembali bergairah tahun ini seiring dengan kondisi ekonomi yang bergeliat. Hal itu diiringi kebijakan pemerintah lewat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 terkait Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di Instansi Pemerintah Pusat Maupun Daerah yang diundangkan tanggal 13 September 2022.

Melalui Inpres ini, instansi pemerintah pusat hingga daerah diwajibkan menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional atau kendaraan perorangan dinas.

"Jadi kami siap mendukung impian kita bersama untuk menjadikan bumi ini lebih sejuk dan lebih hijau di Indonesia. Pemerintah maupun pelaku usaha sudah memiliki langkah strategis masing-masing dalam rangka peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Oleh karena itu kami berharap pasar akan menyambut dengan positif," tandas Azizah.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia