Pegadaian Ajak Masyarakat dan UMKM Tumbuh Bersama melalui Ekosistem Emas
JAKARTA, investor.id - Ana Hermawan cukup merasa lega. Kebutuhan biaya pendidikan putra pertamanya yang kuliah di Jerman jika dihitung-hitung total mencapai Rp1 miliar, bisa dipenuhinya, tanpa mengganggu pos anggaran lainnya. Hal ini taklain karena dia telah mempersiapkan biaya pendidikan sang putra berkat konsistensinya menabung emas dalam bentuk logam mulia.
“Kalau bayarnya langsung, tentu saya tidak akan sanggup. Saya menyiapkan jauh-jauh hari dengan menabung, dan tabunngannya adalah dalam bentuk emas,” katanya kepada Investor Daily. Ana pun kerap berbagi pengalaman serta tips menabungnya tersebut di media sosial miliknya.
Yang penting, menurut dia, menabung emas itu harus konsisten. Dia mengambil contoh, untuk mendapatkan dana Rp 1 miliar, jika waktu yang dibutuhkan adalah 17 tahun atau 204 bulan, maka dengan asumsi harga emas tetap yakni Rp 1 juta per gram, artinya setiap bulan perlu menabung sekitar 5 gram emas. Menabung emas juga menjadi pilihannya untuk tujuan keuangan lainnya seperti ibadah haji.
“Semakin menunda menabung, semakin besar tabungan yang harus disisihkan,” ujarnya.
Emas memang bisa menjadi salah satu pilihan investasi. Emas dinilai tahan dengan inflasi dan dari berbagai tekanan ekonomi global, dan tahan terhadap resesi. Yang terpenting lagi, harga emas dari waktu ke waktu terus meninggi, terlebih ketika dolar terkontraksi dan inflasi meningkat.
Menurut pengamat ekonomi yang juga Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam kajiannya, saat ini investor menumpuk ke emas sebagai tempat berlindung yang aman, dengan prospek pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang melambat.
Ia mengatakan harga emas naik 9% untuk dua kuartal berturut-turut karena memori krisis perbankan AS bulan ini membuat safe haven tetap diminati, bahkan saat aset berisiko rebound dari posisi terendah baru-baru ini.
Potensi Bisnis
PT Pegadaian menjadikan emas sebagai salah satu fokus pengembangan bisnis. Ini terbukti dari tahun ke tahun gadai emas pun menunjukkan peningkatan. Bahkan kini Pegadaian tak hanya sebagai tempat penitipan emas perhiasan dan batangan saja bagi masyarakat atau perusahaan yang menginginkan dana cepat, tapi juga membuka tabungan emas. Tabungan emas Pegadaian meliputi tabungan uang kemudian dikonversi menjadi tabungan emas. Kedua nasabah membeli emas batangan dengan cara dicicil yang dibayarkan setiap bulan dalam bentuk tabungan emas.
Menurut Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian Teguh Wahyono tabungan emas ini juga bisa untuk transaksi kebutuhan lainnya, seperti berbelanja, tarik tunai, dan kebutuhan mendesak lainnya. Selain ittu, Tabungan emas Pegadaian juga bisa digunakan untuk transaksi produk pegadaian lainnya, misalnya Arrum Haji.
“Pegadaian dengan program tabungan emas ini ke depannya dijadikan ekosistem bisnis berbasis emas yang bisa ditransaksikan untuk kebutuhan apapun melalui digital. Karena bagaimanapun inti dari bisnis adalah kecepatan dan kemudahan,” kata Teguh beberapa waktu lalu.
Sinergi
Keseriusan Pegadaian untuk membangun sinergi bisnis ekosistem emas di Indonesia dibuktikan dengan kerja sama pihak ketiga, seperti yang dilakukan dengan Asosiasi Produsen Perhiasan Indonesia (APPI). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU), yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan dan Ketua APPI sekaligus President Direktur PT Untung Bersama Sejahtera Eddy Susanto Yahya, dan disaksikan oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah beserta para anggota APPI di Surabaya.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengakui bahwa di era disrupsi saat ini tidak ada perusahaan yang bisa hidup sendiri. Eksistensi perusahaan yang tahun ini menginjak usia ke-122 ini juga harus bermanfaat bagi masyarakat, pelaku usaha ultra mikro dan UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.
Sementara Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Elvi Rofiqotul Hidayah mengatakan, kerjasama ini dilakukan untuk mendukung perkembangan bisnis Pegadaian yang semakin dinamis dan kompetitif. Oleh karena itu, sinergi menjadi salah satu strategi untuk mampu bertahan dan bersaing dalam industri jasa keuangan.
“Di era disrupsi seperti saat ini, perusahaan yang mampu bertahan adalah perusahaan yang mau bersinergi dengan perusahaan lain, diantaranya sinergi dalam hal data dan pengembangan jaringan. Kerjasama dengan APPI merupakan langkah yang tepat bagi Pegadaian untuk mewujudkan ekosistem emas dan juga dalam mengembangkan bullion services,” jelas Elvi, dikutip dari siaran pers, Senin (27/2/2023).
Ketua APPI Eddy Susanto Yahya menyatakan siap mendukung Pegadaian untuk membentuk bullion services yang pertama di Indonesia. “Dengan adanya bullion diharapkan dapat membantu industri perhiasan emas di Indonesia, mendorong terjadinya hilirisasi ekspor emas, hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk menghentikan ekspor bahan mentah emas [granula] sehingga Indonesia hanya akan melakukan ekspor emas berupa produk jadi perhiasan yang memiliki value added yang lebih tinggi dibandingkan granula seperti yang selama ini terjadi,” jelas Eddy.
Menurut dia, Indonesia memiliki faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mendukung terciptanya bullion services di antaranya, Indonesia memiliki tambang terbesar dan merupakan salah satu produsen emas terbesar di dunia, toko emas yang sangat banyak, dan juga kegemaran masyarakat Indonesia dalam investasi emas juga menjadi salah satu opportunity yang mendukung terciptanya ekosistem emas di Indonesia
Editor: Euis Rita Hartati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi
Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas AntamDPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Tag Terpopuler
Terpopuler






