Jumat, 15 Mei 2026

Hannover Messe 2023, BNI Siap Dukung Indonesia 4.0

Penulis : Yurieke Metriani
18 Apr 2023 | 11:28 WIB
BAGIKAN
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut mendukung perhelatan Hannover Messe 2023.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut mendukung perhelatan Hannover Messe 2023.

JAKARTA, investor.id - Indonesia menjadi negara mitra resmi (official partner country) penyelenggaraan Hannover Messe (HM) 2023 yang berlangsung pada tanggal 17-21 April 2023, di Hannover Fairgrounds, Jerman. Pameran teknologi industri tingkat internasional tersebut, menjadi momentum penting bagi para peserta yang terlibat, baik untuk mengenalkan produk unggulannya atau mendapatkan peluang kerja sama dengan mitranya.

Gelaran pameran Hannover Messe 2023 telah resmi dibuka, Senin (16/4/2023). Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz menghadiri upacara pembukaan Hannover Messe 2023 yang diadakan di Hannover Congress Centrum, Hannover.

Presiden menyebutkan, tema "Making Indonesia 4.0" yang diusung oleh Indonesia sangat relevan di tengah upaya negara dalam transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi.

“Saat ini Indonesia menjalankan dua strategi besar, yaitu hilirisasi industri serta ekonomi hijau. Kami sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama dalam membangun industri hilir di Indonesia,” tutur Presiden Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Dalam rangka transformasi BUMN dan HUT ke-25, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut mendukung perhelatan Hannover Messe 2023 dengan mendirikan Indonesia Paviliun serta mengajak para perusahaan-perusahan BUMN yang telah siap untuk mendukung Indonesia 4.0 sebagai co-exhibitor, salah satunya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan BNI telah siap dengan ekosistem perbankan digital yang mendukung implementasi Indonesia 4.0. Dimulai dengan digitalisasi ekonomi di pelosok melalui kehadiran Agen46 yang memudahkan berbagai transaksi keuangan masyarakat termasuk pelaku UMKM, seperti pembukaan rekening, tarik setor tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"BNI juga telah memiliki program Xpora yang terus membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan kapabilitas bisnisnya ke taraf internasional. Dengan semakin banyak UMKM yang melakukan ekspor ke luar negeri, diharapkan kebutuhan tenaga kerja ikut bertambah," ujar Royke.

Peran Xpora tentunya tidak lepas dari keberadaan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI yang berlokasi di Singapura, Hong Kong, Tokyo dan Osaka - Jepang, New York - Amerika Serikat, Seoul - Korea Selatan, London - Inggris, dan Amsterdam - Belanda. Selain menyediakan produk dan layanan perbankan internasional, KCLN BNI ditugaskan untuk menjadi mediator dari business matching antara UMKM lokal dengan para potential buyer di luar negeri, baik dari segmen diaspora maupun local business.

"Selain itu, jaringan KCLN BNI juga siap menjadi pintu masuk investasi luar negeri ke Indonesia. Melalui penyelenggaraan Hannover Messe (HM) 2023, diharapkan menjadi peluang BNI untuk bisa membuka kerja sama dengan berbagai pihak internasional,” tutup Royke.

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia