Jumat, 15 Mei 2026

Grup Modalku Salurkan Pembiayaan Rp 45 Triliun

Penulis : Prisma Ardianto
26 Apr 2023 | 10:01 WIB
BAGIKAN
Anda dapat memperoleh modal tambahan dengan layanan kredit modal usaha di Modalku. Dengan demikian, bisnis Anda akan semakin berkembang. (foto : Dok. Modalku)
Anda dapat memperoleh modal tambahan dengan layanan kredit modal usaha di Modalku. Dengan demikian, bisnis Anda akan semakin berkembang. (foto : Dok. Modalku)

JAKARTA, investor.id - Grup Modalku, platform pendanaan digital di Asia Tenggara mencatatkan akumulasi penyaluran pembiayaan mencapai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 45 triliun. Pinjaman berupa modal usaha itu meliputi 5,1 juta transaksi kepada UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Lebih dari 100 ribu UMKM di lima negara telah memperoleh akses pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya. Grup Modalku pun terus konsisten mendukung UMKM yang kurang terlayani melalui berbagai fasilitas pendanaan jangka pendek yang ditawarkan dengan tetap menjaga tingkat default grup di bawah 2%.

Co-Founder & CEO Modalku Reynold Wijaya menerangkan, tahun 2022 merupakan tahun yang penting bagi Grup Modalku di tengah kondisi makro yang tidak menentu. Kendati masih banyak tantangan makro ekonomi di tahun ini, pihaknya tetap optimistis untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, seperti yang dilakukan saat pandemi Covid-19.

"Kami akan terus sigap dalam berinovasi dan menjawab tantangan yang dialami para UMKM secara optimal dengan meningkatkan akses pendanaan, pembayaran serta layanan keuangan lainnya," kata Reynold dalam keterangannya, pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Dia mengungkapkan, dalam komitmen untuk memberdayakan UMKM di Asia Tenggara, Grup Modalku telah mencatatkan sejumlah pencapaian. Diantaranya grup telah meraih pendanaan Seri C+, meningkatkan penyaluran pendanaan di Thailand dan Vietnam, dan memperdalam proposisi pendanaan lokal.

Selain itu, grup berhasil menerima fasilitas kredit pertama dari bank global komersil, HSBC, senilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 737 miliar. Grup juga melakukan co-investment dengan Bank Index, dengan menilik kebutuhan UMKM yang terus berkembang di samping pendanaan.

Dia menjelaskan, Grup pun memasuki industri pembayaran dengan mengakuisisi CardUp. Bersama CardUp, kini Grup Modalku memungkinkan untuk menawarkan solusi layanan pembayaran (payments) bagi UMKM.

Saat ini, Grup Modalku bersama CardUp sedang mengembangkan platform keuangan digital terpadu bagi UMKM. Akuisisi ini juga mendatangkan talenta terbaik di bidang pembayaran di Grup Modalku, termasuk di Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, beserta dengan tim operasional di Hongkong dan India.

Tetap Ekspansif

Lebih lanjut, Grup Modalku telah memperkenalkan Elevate sebagai solusi pengeluaran bisnis yang dilengkapi dengan fasilitas kredit. UMKM dapat menikmati akses kredit lebih cepat dengan proses persetujuan pengajuan hanya membutuhkan waktu satu hari kerja.

Sejak meluncurkan Elevate di Singapura, Grup Modalku telah melayani hampir 2.000 UMKM yang menjadikan Elevate sebagai kartu korporat pertama mereka. Saat ini, industri UMKM yang menggunakan produk Elevate bergerak di sektor perdagangan besar dan eceran, informasi dan komunikasi, layanan profesional, ilmiah dan teknis, konstruksi, serta manufaktur.

"Saat ini Grup Modalku juga sedang menjajaki potensi untuk memperkenalkan produk Elevate di negara lain. Hal ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi para UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengakses kredit untuk membayar pengeluaran bisnis mereka," imbuh Reynold.

Dengan menggabungkan Elevate maupun kartu lain yang dimiliki UMKM dengan CardUp, UMKM dapat menggunakan kartu mereka di tempat yang tidak menerima kartu dan memfasilitasi menerima pembayaran (collect payment) dari pelanggan mereka. Ke depan, solusi pembayaran CardUp akan diperkenalkan secara bertahap di seluruh pasar lain yang dioperasikan oleh Grup Modalku dalam kurun waktu dua tahun mendatang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia