BNI Tawarkan Sukuk Tabungan Seri ST010 Lewat Mobile Banking
JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI menjadi Mitra Distribusi Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk menawarkan Sukuk Tabungan Seri ST010 dengan masa penawaran 12 Mei - 7 Juni 2023. ST010 ditawarkan dalam dua pilihan tenor, yakni tenor 2 tahun (ST010-T2) dan tenor 4 tahun (ST010-T4).
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, Sukuk Tabungan Seri ST010 adalah produk investasi berbasis syariah yang diterbitkan oleh pemerintah dan ditawarkan kepada individu Warga Negara Indonesia (WNI) yang aman, mudah, terjangkau, menguntungkan, dan sesuai prinsip syariah.
Perseroan konsisten melakukan sosialisasi investasi secara berkala kepada seluruh nasabah di antaranya melalui penerbitan sukuk tabungan ini. Tak hanya itu, BNI juga mempermudah masyarakat untuk melakukan pemesanan dengan menggunakan BNI Mobile Banking dan Internet Banking.
"Investasi di BNI kini semakin mudah. Sukuk Tabungan Seri ST010 ini bisa dipesan cukup melalui channel digital kami," ujarnya, Senin (22/5/2023).
Okki menjelaskan, produk ini sangat terjangkau dengan minimal investasi hanya mulai Rp 1 juta hingga kelipatan Rp 1 juta dengan nilai maksimum pemesanan hingga Rp 5 miliar untuk tenor 2 tahun dan Rp 10 miliar untuk tenor 4 tahun. Imbal hasil yang diberikan juga sangat menguntungkan yaitu minimal 6,25 persen (floating with floor) untuk tenor 2 tahun dan minimal 6,40 persen (floating with floor) untuk tenor 4 tahun.
"Kami melihat ST010 sangat diminati sebagai instrumen investasi yang aman dan bebas risiko pasar," ujar Okki.
Okki menambahkan, pemerintah juga memberikan fasilitas early redemption pada ST010 sehingga investor dapat mencairkan dana sebelum jatuh tempo pada waktu yang ditentukan. Pemerintah mengatur periode early redemption untuk ST010-T2 berlangsung sejak 24 Mei - 3 Juni 2024, sementara periode early redemption ST010-T4 pada 26 Mei - 3 Juni 2025.
"Tentunya program sosialisasi kami juga terus berjalan untuk menginformasikan para investor retail untuk mendapat kesempatan investasi pada produk terbaik milik negara," katanya.
Untuk lebih detailnya, silakan kunjungi link ini.
Editor: Yurike Metriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






