Jumat, 15 Mei 2026

Adu Royal Emiten, Enam Multifinance Tebar Dividen Rp 2,45 Triliun

Penulis : Prisma Ardianto
3 Jul 2023 | 04:40 WIB
BAGIKAN
 Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id - Sebanyak enam emiten multifinance tercatat membagikan dividen mencapai Rp 2,45 triliun di tahun ini. Sejumlah dividen ini mengalokasikan rata-rata separuh dari perolehan laba bersih tahun buku 2022 sebagai dividen.

Enam emiten multifinance yang dimaksud adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), PT Buana Finance Tbk (BBLD), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF).

Jika ditotal, enam multifinance tersebut membukukan laba bersih 2022 mencapai Rp 4,47 triliun. Maka rata-rata alokasi dividen untuk keseluruhan emiten tersebut tercatat pada kisasaran 52,59%. Meski begitu, alokasi untuk masing-masing perusahaan cenderung bervariatif. 

ADVERTISEMENT

Alokasi dividen terbesar dicatatkan oleh CFIN yakni mencapai 128,23% dari laba perusahaan tahun 2022. Di tahun lalu, perseroan mencatat laba sebesar Rp 310,72 miliar, namun pembagian dividen diputuskan mencapai Rp 398,45 miliar atau Rp 100 per lembar saham.

"Dengan pembagian dividen saat ini, mengisyaratkan bahwa saham CFIN likuid atau menarik untuk menjadi pilihan investasi, dimana setelah 10 tahun tidak ada pembagian dividen," ungkap Harjanto Tjitohardjojo kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Dia mengatakan, pihaknya optimistis perusahaan masih akan melanjutkan pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Sampai Mei 2023, pembiayaan bahkan meningkat sampai dengan 30% year on year (yoy). Level pertumbuhan tersebut di atas rata-rata industri multifinance di kisaran 14-16%.

Menyusul CFIN, Adira Finance atau ADMF menjadi emiten multifinance yang paling loyal. Perseroan menebar dividen mencapai Rp 803,00 miliar atau mencakup 50,01% dari peroleh laba bersih tahun 2022 sebesar Rp 1,6 triliun. "RUPST menyetujui pembagian dividen 50% dari laba Adira Finance senilai Rp 1,6 triliun, ekuivalen Rp 803 rupiah per lembar saham," ungkap Presiden Direktur Adira Finance I Dewa Made Susila.

Selanjutnya emiten dengan kode BFIN atau BFI Finance dengan persentase sebesar 49,93% dari laba bersih 2022. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan alokasi dividen mencapai Rp 902 miliar dari laba bersih tahun lalu sebesar Rp 1,81 triliun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia