Jumat, 15 Mei 2026

AKHLAK dan RACE Jadi Acuan BNI (BBNI) Tingkatkan Kinerja

Penulis : Nida Sahara
9 Jul 2023 | 11:49 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar saat wawancara khusus dengan BTV di Jakarta, Rabu (31/5/2023). (B-Universe Photo/Mohammad defrizal)
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar saat wawancara khusus dengan BTV di Jakarta, Rabu (31/5/2023). (B-Universe Photo/Mohammad defrizal)

JAKARTA, investor.id - Sebagai bagian dari bank milik negara, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI senantiasa mengedepankan core value Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK) serta program transformasi Risk, Culture, Agile, Collaboration, dan Execution Oriented (RACE) guna meningkatkan kinerja secara optimal.

Selain itu, BNI juga menerapkan Prinsip 46 sebagai budaya kerja dengan empat nilai budaya yaitu Profesionalisme, Integritas, Orientasi pelanggan, dan Perbaikan tanpa henti.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar meyakini, core values AKHLAK dan program transformasi RACE BNI tahun 2021-2025 menjadi acuan untuk penguatan kinerja.

"Kami ingin terus memperkuat visi BNI untuk menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan," ungkap Royke dalam keterangannya, Sabtu (8/7/2023).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, sebagai bank yang terus tumbuh secara berkelanjutan, Royke menuturkan, BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan pencapaian kinerja. BNI telah menerapkan New Way of Working (NWOW) secara serentak di seluruh unit kerja BNI pada tanggal 3 Juli 2023. Dengan NWOW, diharapkan BNI dapat menciptakan cara kerja dan pola pikir baru yang mendukung sasaran strategis.

"Kami mengharapkan peran seluruh BNI Hi-Movers untuk dapat proaktif, terbuka, dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Selain itu, seluruh BNI Hi-Movers diharapkan juga menjadi agile, kolaboratif, dan cermat dalam mengelola risiko," katanya.

Royke berharap, tahun ini BNI dapat mewujudkan tujuan mulianya menjadi lembaga keuangan kebanggaan bangsa dan dapat melompat lebih tinggi hingga tahun-tahun berikutnya. 

"Kita harus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan Bank yang baik sesuai prinsip-prinsip good corporate governance, meningkatkan budaya sadar risiko dan budaya kepatuhan, serta menerapkan Performance Risk Based Management secara konsisten agar risiko di masa depan dapat diminimalkan, serta tetap disiplin dalam melakukan transformasi perbaikan," pungkas Royke

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia