Hampir Rp 2.000 Triliun Kredit Nganggur di Bank
1 Sep 2023 | 07:12 WIB
JAKARTA, investor.id - Dalam kurun waktu lima bulan pertama tahun ini, fasilitas kredit yang belum ditarik (undisbursed loan/UL) debitur di bank hampir tembus Rp 2.000 triliun, tepatnya Rp 1.996,5 triliun. Angka ini tumbuh tinggi 17,6% dibandingkan posisi Mei 2022 yang sebesar Rp 1.697,8 triliun.
Hingga Mei 2023, Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan dari sisi permodalannya, kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 3 menjadi bank dengan jumlah kredit menganggur terbesar, yakni senilai Rp 753,2 triliun, tumbuh 18,1% (yoy) per Mei 2023. Bahkan, nilai tersebut lebih tinggi dari kredit menganggur di KBMI 4 atau bank kelas kakap yang senilai Rp 744,94 triliun, naik 16 3% (yoy).

