Minggu, 21 Juni 2026

Buntut Nasabah AdaKami Bunuh Diri, AFPI Buka Suara

Penulis : Nida Sahara
21 Sep 2023 | 12:59 WIB
BAGIKAN
Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Sunu Widyatmoko pada acara AFPI Media Gathering yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (22/10). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto
Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Sunu Widyatmoko pada acara AFPI Media Gathering yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (22/10). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Karena banyaknya orderan fiktif, keluarga besar berusaha mediasi korban dan istrinya. Dan baru diketahui, korban memiliki tunggakan pinjaman di AdaKami. Dikarenakan takut akan teror yang terus dilakukan, sang istri dan anak korban memilih tetap di rumah orangtua. Sedangkan, korban mengakihi hidupnya dengan cara bunuh diri.

Bahkan, usai korban meninggal dunia, pihak keluarga masih terus mendapatkan teror dari DC AdaKami yang tidak percaya perkataan keluarga korban. "Teror DC AdaKami masih terus berlanjut, mereka masih terus mengirimkan order fiktir Gofood ke rumah K, meskipun K sudah meninggal dunia. Padahal rumah tersebut sedang dijual dengan harga murah, karena rumah tersebut pernah dipakai untuk bunuh diri," tulis akun @rakyatvspinjol.

Kasus tersebut juga pernah sampai ke pihak kepolisian, dan ditemukan surat terakhir yang ditulis oleh korban yang sangat jelas bahwa AdaKami telah merusak hidupnya.

ADVERTISEMENT

Dari utas tersebut, warganet pun banyak yang merespons dengan pengalamannya meminjam uang di AdaKami. Di mana tertulis jumlah pinjaman pada 5 September 2023 sebesar Rp 3,7 juta dengan tenor sembilan bulan. Rinciannya adalah pokok yang diberikan Rp 3,7 juta, biaya layanan sebesar Rp 3.420.018, kemudian bunga Rp 187.460, PPN Rp 159.178.

Dari rincian tersebut terlihat bahwa biaya layanan saja mencapai 92,43% dari pinjaman pokok yang diberikan. Sehingga, secara total nasabah harus mengembalikan pinjaman pokok dan biaya lainnya sebesar Rp 7.466.656.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia