Jumat, 15 Mei 2026

Perusahaan Anak BNI Tumbuh Positif Seiring dengan Program Transformasi

Penulis : Yurieke Metriani
23 Nov 2023 | 21:54 WIB
BAGIKAN
Gedung BNI.
Gedung BNI.

JAKARTA, investor.id - Upaya transformasi di seluruh perusahaan anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memberikan dampak positif pada kinerja group. Penguatan tata kelola yang baik, sinergi dengan induk maupun sesama perusahaan anak, serta kolaborasi di berbagai program menjadi strategi utama BNI untuk mendorong kinerja perusahaan anak. Secara keseluruhan laba bersih perusahaan anak sampai dengan September 2023 tumbuh 22,7% secara tahunan (YoY) dengan total aset perusahaan anak mencapai Rp 45,3 triliun atau tumbuh 13,7% YoY.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI tidak hanya melakukan transformasi sendiri, namun juga melakukan transformasi secara group, agar dapat mencapai kinerja yang tumbuh dengan sehat dan sustain.

"Di tengah transformasi yang sedang dilakukan, tentu tren kinerja ini sangat baik. Kami akan terus mendorong perusahaan anak untuk dapat memiliki kinerja yang positif dan menjadi market leader di masing-masing industrinya," sebutnya.


Okki memaparkan salah satu contoh perusahaan anak yang sedang ditransformasi adalah hibank yang merupakan bank digital dan berfokus pada segmen UMKM. Strategi ini tergolong efektif karena perseroan dapat memahami kebutuhan UMKM dengan membuat produk yang tepat guna.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit UMKM hibank per September 2023 yang mencapai 70% YoY dengan kualitas aset yang membaik .

“Ke depan, hibank diharapkan dapat menjadi orkestrator solusi perbankan digital terintegrasi bagi UMKM sehingga turut mendukung pengembangan segmen UMKM yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, Okki mengatakan, contoh kedua adalah BNI Sekuritas yang melakukan transformasi perusahaan dengan me-redefined visi & misi untuk menjadi "Indonesia’s most respected investment banking and securities brokerage firm" melalui optimalisasi solusi Satu-BNI yang terintegrasi, BNI ecosystem, quality talents, yang didukung oleh tata kelola risiko yang kuat, teknologi digital yang agile & struktur permodalan yang kuat.

Adapun transformasi tersebut berdampak positif terhadp BNI Sekuritas yang tercermin dari Fee Investment Banking pada September 2023 yang tumbuh 18,7% YoY dan keberhasilan dealing Initial Public Offering (IPO) pada beberapa top tier client seperti Barito Renewables Energy (BREN), Aman Mineral (AMMN) dan lain sebagainya.

"Dengan strategi-strategi tersebut kami harapkan kinerja perusahaan anak semakin tumbuh dengan sehat dan sustain diiringi dengan sinergi bisnis antar induk maupun sesama perusahaan anak yang semakin kokoh, sehingga kinerja BNI Grup semakin lompat lebih tinggi," tegasnya. 

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia